Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Yang bertahan abadi itu bukan sesuatu yang dipahat pada batu padas atau pun harta, melainkan yang kita berikan dan kasih pada sesama serta pada Tuhan. Pribadi yang menunjukkan, bagaimana kita dapat hidup dalam kasih.”
(Tim Gustafson)
…
Ilustrasi Awal
Sebuah keluarga muda sedang sibuk menyortir aneka barang di sebuah kamar peninggalan orangtua pria.
Betapa keduanya terkejut, karena ternyata warisan itu hanya berupa rongsokan.
Saat rongsokan itu akan dibuang ke tempat sampah, anak itu bermonolog, “Ibu, itukah warisan yang engkau tinggalkan untuk aku? Oh, ternyata semua itu hanya berupa rongsokan.”
Abadi dan Keabadian
Apa yang tergambar di dalam kesadaran Anda, ketika mendengar kata abadi atau keabadian?
Wujud Warisan Abadi
Ternyata warisan itu konkretnya dapat berupa: karya seni nan agung, bangunan kuno nan cantik dan antik, sekeping nama besar, pangkat, dan kedudukan terhormat, atauโฆ?
Sangat sering orang mendefinisikan pengertian frase warisan abadi dengan sesuatu yang terus ada setelah pewarisnya meninggal. Jadi, dapat berupa suatu investasi.
Apa saja hal-hal yang dapat diinvestasikan di dalam hidup kita? Apakah itu berupa: barang-barang, gagasan brilian, untaian kata-kata motivasi, totalitas pengabdian, bangunan monumental, atau nilai-nilai luhur?
Dari Legatia – Legatus – Legacy
Ya, itulah suatu sistem warisan/peninggalan yang dapat berupa: wujud bentuk dan gagasan tentang warisan. Jadi, warisan itu ada yang berwujud dan ada pula yang non material atau tak berwujud.
Sang Pewaris Keabadian
Berikut ini sejumlah pewaris yang dapat dikategorikan sebagai pewaris keabadian.
Mereka umumnya telah mewariskan sesuatu kepada kita, berupa: karya luhur, jasa-jasa pelayanan, segunung pengabdian, dan gagasan brilian yang akan terus dikenang secara mondial pun lokal.
- Abraham Lincoln, Presiden ke-16 AS. Dunia mondial mengenangnya sebagai tokoh pendamai dan kasih. Dia tidak saja meninggalkan seberkas tindakan, tapi, juga dalam wujud bangunan monumen yang monumental.
- Mother Theresa, mewariskan tindakan pelayanan dan kasih sejati kepada kaum miskin papa. Kini dia digelari sebagai santa di dalam gereja Katolik Roma.
- Romo YB Mangunwijaya, yang akrab disapa sebagai burung manyar. Dia sangat berani dan setia melayani kaum tertindas dan terpinggirkan di Kali Code dan Gunung Kidul, Yogyakarta.
- Gusdur sangat dikenal sebagai sang pewaris kemanusiaan yang sarat multikultural.
- RA Kartini meninggalkan warisan sebagai penjasa besar bagi para wanita di Indonesia. Buku tersohornya, Habis Gelap Terbitlah Terang (Post Nubila Lux).
- Koentjaraningrat, sang petintis dan peletak dasar studi antropologi di Indonesia.
- Bung Karno, mewarisi spirit pengorbanan dan keberanian berjuang lewat tindakan berani serta pidato-pidato. Dialah sang orator besar kita.
Mari kita terus belajar agar lewat seluruh tindakan dan perbuatan kita agar kelak dapat mewariskan keabadian kepada generasi baru.
Semua warisan itu, apa pun wujud dan isinya, adalah sebentuk persembahan Anda kepada Sang Al Khalik, Sang Pemberi Warisan Keabadian sejati itu.
“Apa pun yang kamu berikan kepada kaum papa, berarti kamu telah berikan kepada-Ku!”
(Pesan Sang Guru Sejati)
…
Kediri, 19 Agustus 2024

