Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Apakah Anda pun seorang pemarah?”
(Pertanyaan Reflektif Retoris)
…
| Red-Joss.com | Hidup ini akan terasa sungguh nyaman dan tenteram, jika Anda bersama para penyabar, bukan?
Apa itu Kemarahan?
Suatu luapan emosi negatif yang sangat kuat, mulai dari rasa jengkel bahkan hingga sampai mengamuk.
Saya teringat akan pandangan keilmuan dari (Lerner & Keltner D. dkk., 2000), bahwa kemarahan itu adalah suatu respons terhadap suatu sikon atau stimulus yang dianggap sebagai suatu ancaman, ketidakadilan, pelanggaran terhadap nilai-nilai personal.
Namun refleksi kita dalam kesempatan ini, justru tentang proses marah atau kemarahan yang berlebihan, yang disertai bentakan dari orangtua kepada anak.
Kemarahan adalah sebentuk Edukasi
Para bijaksanawan berpendapat, bahwa kemarahan itu adalah baik dan wajar, jika diekspresikan secara tepat, benar, serta terukur.
Hingga di dalam proses kemarahan itu, anak pun bahkan ditantang dan diajak untuk turut berpikir serta mampu memahami, mengapa orangtuanya marah? Apa tujuan orangtua marah?
Sasarannya pun hingga sang anak akhirnya tahu dan sadar, bahwa dirinya memang bersalah.
Bahkan di dalam proses mengedukasi, rasa marah atau kemarahan itu adalah suatu ekspresi yang sangat normal dan bahkan sangat sehat.
Namun permasalahan kita, bahwa biasanya, di saat marah, para orangtua kita mengekspresikannya secara sangat berlebihan dan bahkan disertai bentakan.
Lima Dampak Negatif Kemarahan Orangtua bagi sang Anak
- Sang anak akan menjadi pribadi penakut dan menghambat rasa percaya diri.
- Pertumbuhan serta perkembangan otak anak akan terganggu.
- Depresi dan gangguan mental anak.
- Sang anak akan jadi sosok pemalu dan sangat emosional.
- Sikap anak jadi submisif, artinya selalu patuh pada orang lain dan dia akan menjadi pribadi yang disebut (people pleaser), artinya kehadirannya hanya sekadar menyenangkan hati orang lain, namun sejatinya hatinya menjerit.
(Dari berbagai Sumber)
Jika Anda sungguh mencermati dengan saksama, kelima dampak negatif dari kemarahan yang berlebihan, apa yang perlu Anda lakukan?
Sering kemarahan orangtua itu justru salah arah, salah sasaran, dan tidak efektif.
Mengapa? Karena anak Anda pun sesungguhnya tidak memahami apa kesalahannya?
…
Kediri,ย 26ย Juliย 2024

