- Melewati hari bersama keduanya: Pagi hingga Malam.
- Tidak pernah putus terungkap doa lewat keduanya.
- Sudah jadi mantra yang merasuk dan membatin dalam jiwa.
- Hati selalu damai, tidak pernah lelah menunduk hormat kepada keduanya: Yesus dan Bunda Maria.
Tenanglah, Selalu Ada Bunda dan Puteranya
- Keduanya sungguh mendengarkan doa-doa kita.
- Tidak ada satu kata terlewat disimpan segalanya di dalam hati mereka.
- Jangan pernah kita merasa ditinggalkan sendirian.
- Keduanya sudah berjanji untuk menyertai kita selalu dan selamanya.
Tenanglah, Selalu Ada Bunda dan Puteranya
- Sudahkah kita menyapa keduanya.
- Lewat Doa “Aku Percaya”, “Bapa Kami”, “Salam Maria” dan “Kemuliaan”.
- Itulah doa-doa pokok kekayaan Gereja Katolik.
- Jangan pernah dilupakan untuk mengisi harimu dari pagi hingga malam dengan doa-doa pokok itu.
Tenanglah, Selalu Ada Bunda dan Puteranya
- Berceritalah dengan keduanya menjelang tidur malam.
- Ungkapkan, bahwa hidup kita penuh syukur hari ini.
- Jangan tinggalkan rasa kecewa malam ini, apa pun itu bentuknya.
- Sebab besok ada hari baru dengan berkat-berkat yang baru.
Sahabat, kita saling mendoakan. Meskipun jauh dan kita berada di tempat yang berbeda, kita sungguh disatukan di saat kita berdoa bersama Yesus dan Bunda Maria.
Rm. Petrus Santoso SCJ

