“Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Mark 6: 50)
…
Seorang Ibu hendak pergi ke suatu daerah dengan menggunakan pesawat. Karena belum pernah naik pesawat, Ibu ini menyimpan rasa takut di dalam dirinya. Sepanjang perjalanan, ia mendaraskan doa Rosario agar tidak dikuasai rasa takut dan ia yakin, bahwa Tuhan menyertai perjalanannya sampai di tujuan, sehingga ia jadi tenang.
Perasaan takut seperti yang dialami Ibu itu mungkin juga kita rasakan, ketika menghadapi badai kehidupan yang penuh cobaan.
Para murid Yesus merasa ketakutan, ketika menghadapi terjangan badai saat mereka berada di tengah danau. Kemudian, Yesus hadir di tengah mereka dengan berjalan di atas air. Namun, para murid yang sedang dalam ketakutan itu tidak mengenali Yesus dan mengira, bahwa Ia adalah hantu. Yesus datang menenangkan mereka dan berkata, “Tenanglah, Aku ini, jangan takut!”
Sabda Tuhan ini juga berlaku bagi kita saat mengalami ketakutan, kecemasan, dan kekhawatiran yang melanda hidup ini. Kita tetap tenang dan tidak takut, bila menghadapi badai cobaan itu, sebab Tuhan senantiasa menyertai kita.
…
Rm. Sebastianus Paulus, CSE
Rabu, 08 Januari 2025
1 Yoh 4: 11-18 Mzm 72: 2.10-13 Mrk 6: 45-52 Yeh 34: 11-16 Mzm 121: 1-9 Yoh 10: 11-16
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

