Dalam suatu organisasi, baik di pemerintahan atau swasta, setiap kali orang selesai melaksanakan suatu tugas tertentu, biasanya memberi laporan pertanggungjawaban. Laporan ini bisa diterima atau ditolak. Kadang diterima, tapi diberi catatan-catatan. Seorang yang melaksanakan tugasnya dengan baik, mempertanggungjwabkan dengan baik, layak mengakhiri kerjanya dengan bangga.
Kisah Jumat Agung adalah kisah sempurnanya kasih Allah. Yesus menunjukkan cinta dan ketaatan-Nya pada kehendak Allah dan cinta-Nya pada manusia. Total dan sempurna. Karena yang dilakukan Yesus, melalui sengsara sampai wafat-Nya, adalah gambaran paling utuh-sempurna dari cinta Allah. Dengan mengatakan ‘sudah selesai’, Yesus mengungkapkan cinta yang sampai pada kesudahannya. Cinta yang mengubah hidup manusia, hidup kita. Yesus yang taat pada kehendak Bapa, menunaikan ketaatan-Nya dengan sempurna. Tanpa laporan pertanggungjawaban seperti kerja manusia, salib Yesus memberi teladan cinta sampai akhir dalam kepenuhan.
Semoga teladan cinta yang setia dan tanpa pamrih itu mengubah hidup kita untuk selalu setia dalam iman, rela berkorban, dan mencintai dengan tulus serta sepenuh hati.
“Tuhan Yesus, Engkau rela menderita dan wafat, karena kasih-Mu yang sempurna dan total untuk kami. Semoga kami meneladan kasih-Mu terhadap sesama, terutama mereka yang lemah dan terpinggirkan. Amin.”
…
Ziarah Batin

