Yoh 20: 11-18
”Tubuh boleh meneteskan air mata kesedihan karena kematian, tapi jiwa harus bersukacita karena kebangkitan Tuhan dari kubur. Bagaimana mungkin pemilik kehidupan dikalahkan oleh kematian? Sungguh, Yesus mahadasyat.”
Tangisan kesedihan Maria, karena tubuh Sang Guru telah hilang berubah jadi tangisan kebahagiaan, karena Dia telah bangkit dan menyapanya. Inilah kekuatan bagi Maria untuk berani bersaksi dalam Injil hari ini: “Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: “Aku telah melihat Tuhan!” (ayat 18).
Beberapa pertanyaan penting bagi kita di hari ini adalah:
1) Paskah telah lewat, namun apa pengalaman menarik yang menyentuh dan sangat membekas di hati selama perayaan suci itu?
2) Apa yang telah dan akan Anda wartakan kepada sesama dari rangkaian perayaan Paskah kali ini?
3) Bersediakah Anda mewartakan dengan lantang seperti Maria, bahwa Anda telah merasakan dampak dari kebangkitan Yesus?
Maria telah melihat, mendengar, dan merasakan kehadiran Yesus yang bangkit, maka ia berani bersaksi tentang kebangkitan Yesus. Semoga kita pun dengan lantang mewartakan berita gembira ini kepada dunia.
Monsignor RD Inno Ngutra

