Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Lembutnya rangkulan tangan-tangan tulus sang pemurah, bagai hangat pancaran sinar rembulan menyinari jagad.”
(Didaktika Hidup Sejati)
…
| Red-Joss.com | Dalam khasanah perbendaharaan idiom bahasa Indonesia, kita mengenal cukup banyak ungkapan (idiom) yang menggunakan kata ‘tangan’.
Seperti ungkapan: “membuka tangan, angkat tangan, buah tangan, campur tangan, tangan besi, di bawah tangan, main tangan, tangan dingin, tangan kanan, dan tangan terbuka.”
Tulisan bernada refleksi berjudul, “Tangan Terbuka” ini apa artinya dan maknanya?
Tangan terbuka (open hand expression): sikap manusia yang suka menolong sesama. Sikap rela menerima kehadiran sesama dengan suka hati alias murah hati.
Berbahagialah si pemurah hati. Mulia juga orang yang selalu tangan terbuka untuk menyambut kehadiran sesama.
Adakah seseorang yang bersanding di sekeliling meja perjamuan hidup kita, yang selalu dengan tangan terbuka menghadapi hidup ini?
Menghadapi sikap riil warga masyarakat kita yang cenderung tertutup dan serba kalkulasi, justru telah menjadi sebuah ancaman serius ditinjau dari aspek kemanusiaan.
Hal ini sangat berdampak negatif bagi suatu kebersamaan di dalam masyarakat majemuk ini.
Dampaknya adalah hidup ini jadi serba kerdil dan kian merana bagi sesama manusia. Mengapa?
Karena segala sesuatu itu hanya diukur dari sudut pandang untung dan rugi semata.
Akhirnya, hadir di hadapan kita sebuah realitas bermasyarakat yang serba kalkulasi. Hidup ini lambat laun bagaikan sebuah mesin kalkulator.
Berbahagialah orang yang selalu dengan tangan terbuka menghadapi realitas hidup ini!
…
Kediri, 28 Maret 2024

