Kita sudah mempunyai tanda. Tidak memerlukan tanda yang lain.
Yang dibutuhkan sekarang adalah bagaimana kita makin percaya dengan Dia yang telah memberikan tanda itu, makin dekat kepada-Nya dan bertindak seperti diri-Nya yang telah mencintai kita ini apa adanya.
“… dan ada sesuatu yang lebih besar dari Yunus di sini. … dan ada sesuatu yang lebih besar dari Salomo di sini” (Matius 12: 41.42).
Yang diperlukan adalah kepekaan dan ketajaman untuk melihat serta keterbukaan kita dalam merasakan kehadiran-Nya.
Tanda yang diberikan oleh-Nya lewat pelayanan Gereja Katolik itu sudah cukup. 7 Sakramen telah jadi tanda yang amat sempurna sebagai bekal bagi kita untuk melangkah maju dan bertumbuh dalam perkembangan iman yang semakin dewasa dan matang.
Jika tanda yang paling besar sudah dimiliki, yaitu Dia lebih besar dari Nabi Yunus dan Dia lebih besar dari Raja Salomo. Mengapa masih ada yang mencari tanda lain?
Pertanyaan ini disebabkan, karena kita kurang percaya? Atau saat ini kita mencari sensasi?
Sejatinya hidup kita adalah mukjizat-Nya!
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

