Oleh : Rm. Petrus Santoso SCJ
[ Red-Joss.com ] Duduklah dalam hening dan lihatlah tanda-tanda yang hendak Tuhan berikan kepada kita hari ini!
Tanda Salib! Ini adalah tanda utama yang kita butuhkan. Tanda pertama saat kita dibaptis. Sekaligus sebagai identitas khusus untuk kehidupan kita selanjutnya.
Tanda ini telah diperjuangkan untuk mendapatkannya. Untuk dimaknai, dibawa, dan untuk menunjukkan kesaksian kita sebagai murid Kristus.
Tanda ini memberikan kekuatan kepada kita dalam segala situasi hidup ini. Mengawal kita untuk setia dan berjuang sampai titik akhir.
Tanda ini telah mengalami banyak penganiayaan dan penghinaan yang luar biasa serta menimbulkan banyak perbantahan dan pertentangan.
Sesungguhnya, tanda ini akan memberi kemenangan pada akhir perjuangan hidup kita!
Setiap pribadi yang mempunyai tanda ini, hendaknya bersembah sujud dan bersyukur, karena ia telah menemukan jalan keselamatan itu. Ia tidak perlu lagi menemukan tanda-tanda yang lain.
Salib adalah mutiara yang berbernilai tinggi dan harganya tidak bisa dinilai dengan materi. Sehingga, siapa pun yang menemukannya akan bersukacita!
Lalu, apalagi tanda yang akan kita lihat?
Luka-luka Tuhan Yesus!
Dia yang terluka, Dia yang menyembuhkan. Setiap luka-Nya adalah tanda kasih yang diberikan kepada kita. Setiap tetes darah-Nya akan membersihkan dosa-dosa kita. Bilur-bilur di sekujur tubuh-Nya menjadi tanda, bahwa Dia membela kita dengan ketotalan diri-Nya. Saat kita berdoa dan bisa merasakan perih dan sakit luka-Nya, maka kita bisa bersolider dengan-Nya.
Apalagi tanda lain yang kita temukan?
Diri kita sendiri! Situasi kita saat ini. Tapi mampukah kita mengungkap siapa kita ini? Jika kita bisa menilai secara positif, maka kita akan terus terbang tinggi seperti rajawali. Tapi, jika kita masih memandang negatif, maka berjalan pun kita merasa berat. Situasi ini menentukan saat kita bangun pagi dan menjalaninya setiap harinya.
Sesungguhnya, banyak pribadi yang belum mantab jalan hidupnya: bimbang, ragu, mudah cemas, takut, tidak percaya diri, kosong, lesu, dan mudah kehilangan orientasi hidup. Sehingga hidup ini menjadi garing dan tidak ada kesegaran sama sekali. Tidak ada tanda sedikit pun sebagai murid-murid Tuhan Yesus.
Murid Tuhan Yesus itu tidak mudah mengeluh, cemas, menyerah, cemas, dan mudah mengalami kekosongan jiwa. Jika di antara kita yang merasajan hal itu berarti ada tabg salah dalam menghayatinya. Bisa jasu kita ragu dan tidak yakin dengan keselamatan yang dijanjikan oleh Tuhan Yesus!,
Duduklah dalam hening! Buka hati agar kita makin untuk melihat dan merasakan tanda-tanda kasih, kemenangan, dan keselamatan di sekitar kita.
Hari ini adalah kesempatan untuk menunjukkan perjuangan kita dan melewatinya, lalu menutup hari dengan tanda kemenangan, yaitu tanda salib.
Percaya dan yakini, bahwa salib kita tidak seberat salib Tuhan Yesus. Kita pasti bisa!
Rm. Petrus Santoso SCJ

