“A healthy mind does not speak ill of others.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Dalam hidup pasti ada hal-hal yang mungkin bisa membuat kita menjadi kesal, sedih, kecewa, bahkan mungkin merasa terpuruk. Namun di balik semua hal itu sebenarnya ada rahasia yang mungkin selama ini nggak kita sadari. Kenyataan itulah yang harus kita terima.
Dibicarakan, semua dari kita pernah dibicarakan atau menjadi topik pembicaraan, baik dalam keluarga, teman, tetangga, umat, atau mungkin orang yang tidak kita kenal, seperti nitizen misalnya. Umumnya orang itu membicarakannya di belakang, bukan di depan.
Ketika ada orang membicarakan kita, apa yang kita rasakan? Mungkin kita senang jika mereka menceritakan hal-hal baik tentang kita. Tapi bisa juga respon kita sebaliknya, jika yang mereka bicarakan adalah hal-hal yang kurang baik, atau lebih parah lagi hal-hal yang tidak benar alias fitnah.
Ingatlah ketika ada orang yang membicarakan kita di belakang, itu artinya kita berada di depan mereka, atau bahkan kita sudah berada jauh di depan mereka. Orang akan berbicara di belakang kita, bukan karena kita lemah, tapi seringkali karena mungkin memang hidup kita layak dan menarik untuk dibicarakan.
Jadilah bijak untuk bisa melihat, mana yang harus dihadapi, ditanggapi, dan yang mana yang sebenarnya, ya kita cuekin saja.
Tak sedikit dari kita yang menjadi terpukul, larut dalam kesalahan dan kesedihan, karena jadi bahan pembicaraan. Terima saja hal itu dan tidak usah dipusingin. Jadilah yang terbaik.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

