“It’s never too late to be what you might have been.” – George Eliot
…
| Red-Joss.com | Banyak orang pasrah akan hidupnya, merasa momennya sudah berlalu, atau sudah lewat masanya. Ah, ternyata, kita sudah tidak muda lagi. Sudah terlambat.
“It’s never too late to create your best life.” Tak ada kata terlambat untuk menjadikan hidup ini yang terbaik. Selalu ada kesempatan untuk yang mempunyai harapan. Asal kita mau, tekun berusaha dan berjuang, serta bisa mengendalikan hati, pikiran dan seluruh diri, bahwa kita pasti bisa. Asal percaya diri dengan kemampuan dan talenta, maka apa pun yang diinginkan ada dalam genggaman tangan.
Apalagi, jika situasi serba susah saat ini, mungkin kita baru di PHK. Mungkin penghasilan turun drastis, atau kita baru gagal, jatuh dan terpuruk. Ah, sudah terlambat! Tapi percayalah, kalau nasib akan berubah, kesempatan masih terbuka lebar. Mumpung masih ada waktu, kesempatan, dan tubuh kita sehat. Buatlah komitmen untuk terus berusaha, berjuang, dan bertekun dalam doa.
Kata terlambat itu milik orang yang lemah. Mereka yang takut gagal, kecewa, rugi, dan dihantui perasaan takut lainnya.
Rasa takut itu manusiawi. Tapi kita harus mampu mengatasi ketakutan itu untuk mencoba dan belajar. Meski jatuh, kita bangun lagi, gagal … mencoba lagi.
Semangat dan tekat kita harus lebih besar dari rasa ketakutan itu. Iman yang kuat harus jauh lebih besar dari masalah itu. Keep choice and action. Pertimbangkan, pilih, putuskan, dan lakukan. Keep commitment and doing Gods wil. Kita buat komitmen untuk melangkah maju. Perbesar iman, pengharapan dan kasih. Ingat, tidak ada kata terlambat, karena yang ada itu penuh berkat agar hidup kita menjadi saluran berkat Allah.
Deo gratias.
…
Edi/Rio, SCJ.
…
Foto ilustrasi: Istimewa

