Hidup beriman itu harus berbuah. Kita menghidupinya dengan karya dan pelayanan nyata, hingga Allah yang tidak nampak itu dapat dirasakann kehadiran-Nya oleh sesama kita sebagai Allah yang peduli. Karena itu karya atau pelayanan kita harus nyata, tidak ada cara lain dan tidak meragukan. Patokanya adalah:
N – sesuatu yang ber-‘Nilai*.
Y – yang membuat orang ‘Yakin’.
A – membuat orang berkata ‘Amin’.
T – sebab merasa ‘Tuhan’ peduli.
A – dan hidupnya jadi ber-‘Arti’.
Salam sehat dan hidup makin punya makna.
Jlitheng

