“Pengalaman hidup yang luar biasa adalah ketika kita membalas kasih Tuhan untuk taat dan setia pada kehendak-Nya.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Taat dan setia adalah 2 suku kata. Jika kata itu dirangkai jadi kesatuan mempunyai makna dan kekuatan yang dahsyat. Apa pun peran dan profesi kita, jika dijalani dengan taat dan setia adalah sumber hidup sukses dan bahagia.
Jika kita sebagai Ibu rumah tangga, misalnya. Kita dapat belajar dari teladan kerendahan hati Ibu Maria, Ibu Tuhan Yesus. Untuk memahami tugas perutusannya sebagai Ibu yang taat dan setia pada kehendak Allah.
Jadi Ibu, seorang Ibu rumah tangga itu tampaknya sederhana, bahkan jauh dari glamaur. Tapi, jika dijalani dengan cinta dan tanggung jawab, dijamin terwujud keluarga sejahtera dan bahagia.
Hal-hal yang remeh dan sederhana, jika dilakukan dengan cinta yang besar, dijamin hasilnya luar biasa. Lihat pelayanan kasih pada orang yang hina papa oleh Ibu Theresia dari Kalkuta itu.
Begitu pula, peran dan tugas Ibu yang didasari kasih, semua dijalani demi kebahagiaan keluarga.
Sama seperti kita, jika, sebagai Ayah dan kepala rumah tangga. Kita dituntut untuk bertanggung jawab memenuhi kebutuhan keluarga. Tidak sekadar kebutuhan jasmani (Efesus 5: 23), tapi, juga kebutuhan rohaninya. Karena seorang Ayah itu harus mempunyai hati yang takut akan Tuhan (Mazmur 128: 1). Jadi teladan bagi istri dan anak-anaknya
Berani bersikap jujur dan saling percaya, kita saling mengasihi satu sama lain. Kita jadi pribadi yang bertanggung jawab untuk taat dan setia pada kehendak-Nya.
…
Mas Redjo

