| Red-Joss.com | Terinspirasi oleh awal homili Romo dalam Ekaristi tadi pagi di Sanberna, “Bahwa di KAJ ini sungguh istimewa. Tiap 3 bulan ada pertemuan para Romo di dekenatnya, sebagai ‘on going formation’. Masing-masing diberi kesempatan untuk ‘telling success story’, dalam melayani umat Tuhan.”
Kisah sukses itu akan sangat berdaya pikat, jika sampai akar rumput, tempat pelayanan memperoleh pembuktian.
Sukses dalam bahasa Ibrani disebut ‘pânîyim’ yang berarti seseorang yang mencapai tujuannya dengan pertolongan Tuhan. Selain itu ada juga kata ‘syekel’. Kata Syekel menggambarkan seseorang sukses yang karena bijak dan berpengetahuan (Kejadian 27: 20; Yos. 1: 7-8; 1Sam. 18: 14; Mzm. 118: 25; Am.15: 22). Kata sukses paralel dengan kata ‘tsâlakh’ dalam yang berarti ingin selalu maju, lebih baik (1Taw. 22: 11; Yes. 55: 11).
Ringkasnya, sukses dari kaca mata Alkitab adalah:
(1) mencapai tujuan karena pertolongan Tuhan,
(2) bijak dan berpengetahuan,
(3) ingin selalu maju dan lebih baik.
Sangat terang benderang dari cahaya Firman itu, sukses artinya tidak menangisi masa lalu, tidak memasalahkan apa yang tidak dilakukan orang lain, tidak memasalahkan milik orang lain.
Seorang yang sukses itu tidak merasa perlu untuk berkompetisi dengan orang lain, sebab ia telah merasa cukup dengan dirinya.
Sebaliknya, orang yang sukses adalah orang yang merasa senang dengan senangnya orang lain, merasa berbesar hati dengan perkembangan orang lain.
Sebab ia tahu, untuk itu ia dilahirkan, agar banyak orang melihat bahwa Tuhan mencintai semua.
Salam sehat berlimpah berkat.
…
Jlitheng

