“Saat belum sukses, kata-kata bijak terdengar seperti kentut. Ketika kaya dan sukses, kentut pun terdengar sangat menginspirasi.”
– Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Tuhan menjadikan sukses, untuk siapa pun yang mau berproses. Jangan banyak protes, tapi berproses.
Jika kita ingin yang mudah, hidup pun jadi susah. Tapi majulah terus, meski terlihat sulit. Justru yang sulit akan menjadi mudah, dan yang susah menjadi berkah, bila kita mau bersusah payah.
Ingat tiga hal ini:
Pertama, sabar. Meski sabar itu tidak mudah. Karena semua itu butuh proses agar kita tidak banyak protes. Kenyataannya, makan yang katanya instan, ternyata butuh proses. Jalani, maknai, dan berani ambil resiko dalam kehidupan ini. Ingat, Tuhan memilih yang mau bukan yang mampu.
Kedua, tekun. Tekun berjuang, belajar, mencoba, berusaha, dan tekun berdoa. Niscaya ketekunan akan menghasilkan buah berkelimpahan. Hidup itu bukan tentang mendapatkan apa yang kita inginkan, tapi tentang menghargai, mencintai apa yang kita miliki dan tekuni.
Ketiga, percayalah. Gagal itu tidak permanen, terpuruk itu tidak selamanya tetap. Juga tidak selamanya gelap itu pekat. Percayalah setiap tetesan keringat dan air mata, akan membawa bahagia. ‘Gusti mboten sare’, Tuhan tidak tidur. Selalu yakin, bahwa semua itu jadi baik. Jikapun saat ini belum, tapi percaya hari baik itu pasti datang. Memang tidak semua hari itu baik, tapi selalu ada hal baik setiap harinya.
Tetaplah baik, dan menjadi makin baik lagi.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

