“Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan” (Luk 15: 6b).
Pernahkah kita memperhatikan, bahwa kita bisa terpengaruh dengan emosi orang-orang di sekitar? Apabila mereka yang di sekeliling kita itu memiliki emosi yang positif, maka kita akan cenderung memiliki emosi yang positif, dan berlaku pula sebaliknya.
Dalam Injil ini, Yesus memberikan pandangan-Nya terhadap orang-orang yang berdosa. Ia telah datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. Meskipun yang hilang hanya satu, namun Ia tetap mencarinya. Ketika Ia menemukan yang hilang itu, Ia sangat bersukacita, karena ada seorang pendosa yang mendengarkan suara panggilan-Nya.
Perhatian dan sukacita ini lahir dan ke luar dari dalam hati-Nya yang penuh belas kasih, yang dibakar dengan api cinta yang murni. Api itu memiliki sifat yang menular, selalu ke luar untuk memancarkan terang dan kehangatan. Jadi, dari hati Yesus Yang Maha Kudus selalu ke luar cinta kasih dan sukacita kepada orang lain. Inilah yang harus kita wartakan. Kita bagikan agar makin banyak orang yang mengalami kasih-Nya.
Rm. Josemaria Caritas, CSE
Jumat, 27 Juni 2025
Hari Raya Hati Yesus Yang Maha Kudus
Yeh 34:11-16 Mzm 23:1-6 Rm 5:5b-11; Luk15:3-7
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

