Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Apakah suara hati itu, suara kebenaran?”
…
| Red-Joss.com | Di masa kecil, saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), guruku sering meminta kami muridnya untuk belajar mendengarkan suara hati kami.
Sejujurnya, saat itu kami belum dapat memahami sepenuhnya, apa yang dimaksud oleh guru itu.
Selanjutnya, beliau juga meminta kami untuk belajar dan dapat memastikan, “apakah itu suara malaikat atau suara setan?”
Tentu, sebagai seorang anak manusia, kita semua memiliki bisikan suara hati jauh di dalam lubuk hati kita. Hanya mungkin, kita kurang acuh alias tidak menghiraukannya. Mengapa? Karena kita lebih sering dan terbiasa menyimpulkan sesuatu sesuai perintah atau keputusan isi kepala alias logika berpikir kita.
Sejatinya, apa itu suara hati? Suara hati adalah sebuah keputusan praktis akal budi yang membantu seseorang dalam menjalankan atau membatalkan suatu tindakan. Sebab dimensi rasionalnya, suara hati mesti tekun mencari tentang kebenaran.
Para bijaksanawan mengatakan, bahwa suara hati tentang sebuah kebenaran akan terekspresi lewat sebuah tindakan yang benar pula. Jika kita ternyata mampu mengekspresikan suatu tindakan yang cacat alias tindakan yang salah, berarti kita telah memalsukan isi suara hati sendiri.
Apakah itu berarti, bahwa setiap isi suara hati, pasti membawa suara kebenaran? Nyata, kita meyakini, bahwa Tuhan berbicara kepada kita lewat kepekaan suara hati kita. Suara Tuhan yang sering sangat halus dan lembut itu, justru menyebabkan kita manusia tidak mampu mendengar dan menangkap isi pesan dari Tuhan.
Lewat suasana suara hati yang hening bening, dan kepekaan hati yang sungguh mendalam, seorang anak manusia akan mampu memahami serta mampu pula menerjemahkan apa kehendak Tuhan di dalam hidupnya.
Itulah sebabnya, kita semua sependapat, bahwa Tuhan menyampaikan kehendak-Nya lewat keadaan, suasana, serta hati yang bening dan bersih, jauh dari kepentingan pribadi.
Mari kita senantiasa belajar untuk mendengarkan bisikan Tuhan lewat suara hati kita.
“Suara Tuhan adalah suara Sang Kebenaran Sejati!”
…
Kediri, 18ย Desemberย 2023

