Fr. M. Christoforus, BHK
“Betapa pun sulitnya
problema hidup yang
kita hadapi, jika kita
andalkan Tuhan, maka
semua akan berakhir.”
(Amanat Hidup Beriman)
Hidup: Pergulatan Lahir – Batin
Sesungguhnya hidup dan kehidupannya ini, dapat diidentikan dengan sebuah proses pergulatan, bagaimana seni menghadapi segunung problematika.
Apakah hal itu sebagai sebuah kelumrahan dalam arena hidup, ataukah hanya sebagai sebuah tantangan, yang justru dapat mendewasakan, jika ternyata kita sanggup memenangkannya.
Tulisan berlatar belakang filosofi dan refleksi hidup ini diinspirasi oleh sebuah kisah bermakna yang berjudul, “Manusia Baru.”
Manusia Baru
Pada suatu Sabtu sore, seorang Pendeta sangat sibuk mempersiapkan tema sebuah khotbah Minggu. Tapi sayang, dia merasa hampa dengan ide dan gagasan brilian sebagai spirit dasar khotbahnya.
Di saat beliau sedang bergulat mencari ide-ide segar, masuklah putra kecilnya dan malah mengajaknya untuk mengobrol. Apa daya, maka dengan spontan diambilnya sebuah majalah bekas lalu disobeknya.
Lalu dia memotong kecil-kecil gambar dari sebuah peta dunia. Potongan-potongan itu diserahkan kepada putranya sambil berkata, sekarang kamu pergi ke ruang tamu, susunlah potongan-potongan gambar ini untuk membentuk kembali gambar peta dunia. Pikirnya, tentu pekerjaan itu akan membutuhkan banyak waktu.
Namun sayang, di luar perkiraannya, ternyata dalam waktu singkat, putranya kembali dan memperlihatkan sebuah gambar peta dunia yang utuh.
“Bagaimana caramu, sampai kamu sangat mudah menyelesaikan pekerjaan seruwet ini, Nak?”
“Eh, gampang Bapak, saya hanya mengikuti gambar dari seorang manusia yang berada di balik (belakang) gambar peta ini.”
Sang Pendeta itu tercenung dan sejenak berpikir, lalu ia berseru, “Ah kini aku sudah temukan ide segar itu. Ternyata sungguh benar, bahwa di balik hidup ini, ternyata selalu hadir sesosok pribadi yang selalu berada di balik layar kehidupan ini.”
(Dari Berbagai Sumber)
Ah ha, Saya Temukan
“Ah ha, kini saya telah menemukannya,” begitulah sebuah seruan yang biasa terlontar spontan di saat seorang akhirnya menemukan sebuah jalan, cara, ide, atau apa pun setelah lama bergulat secara nurani.
Momen Eureka
Itulah yang disebut fenomena ‘momen Eureka’. Sebuah seruan yang biasanya diucapkan di saat seorang lama mencari sesuatu, dan kemudian menemukannya.
Siapa yang Berada di Balik Layar?
Dialah Sang Perancang dan Penyelenggara kehidupan juga kematian kita. Karena Dia senantiasa hadir dan berada bersama kita dalam suka dan duka.
“Aku akan menyertai kamu hingga akhir zaman!” kata Tuhan.
Kediri, 25 Desember 2024

