| Red-Joss.com | Kalimat ‘Solidaritas Tanpa Batas’ ini saya pakai untuk menggambarkan sebuah kualitas pertemanan yang tidak retak karena jarak, tak berlalu karena waktu dan tetap berjaya dalam segala cuaca.
Kemarin sore, saya menerima undangan dari Komunitas Doa Rosario yang berpusat di Toronto, Kanada, untuk mendoakan satu anggotanya, ADA, yang sejak beberapa hari yll berada di ICU RS Luxor di Turki, karena ‘brain stroke’. ADA cs sedang dalam perjalanan pulang dari ziarah ke Tanah Suci.
Saya diundang sebab saya 40 tahun yang lalu bagian dari Komunitas Doa Rosario di Toronto. Saya merasa berarti, tetap menjadi bagian mereka yang diperlukan.
Ketika kita diundang, dalam peristiwa apa pun, tanda bahwa diri kita berarti. Keberadaan dan kehadiran kita bermakna, dibutuhkan. Sama halnya dengan doa rosario ini, juga novena disalah satu gereja yang bernama Sanberna, yang setiap malam sepanjang tahun dilakukan… untuk menghidupi keyakinan, bahwa doa adalah solidaritas yang kuasanya tanpa batas.
Hebatnya suatu doa ya. Intensi doa rosario bersama baru dibahas kemarin dan baru akan dilakukan pagi ini, jam 08.00, namun lewat WA jam 06.00 saya mendapat khabar dari teman di Toronto, bahwa ADA, teman kami, menampakkan tanda-tanda ada hidup mendengar suara dan mata terbuka.
Sungguh ajaib, Maria selalu ada bersama Putera-Nya yang adalah jalan kebenaran dan hidup. “Yang percaya pada-Ku akan hidup dan takkan mati selamanya.”
Salam sehat dan tetap semangat dalam solidaritas tanpa batas.
…
Jlitheng

