“Kumpul ora kumpul, sing penting ngguyu. Silakan tertawa, asal tidak kebablasan.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Undangan pribadi lewat japri, grup WA, dan sosmed itu mengusik minat saya untuk datang dan hadir merayakan 50 tahun Sanggar Garajas. Alasan saya: kangen kumpul dengan banyak teman!
Ngumpul! Kata ajakan itu membuat saya jadi semangat untuk bertemu mereka. Lebih dari 30 tahun tidak jumpa, karena seabrek kesibukan.
Nyetroom! Istilah gayeng yang tidak menggunakan arus listrik, tapi ledek meledek lewat celutukkan konyol untuk menghangatkan suasana, jauh dari ketersinggungan dan sakit hati. Sebaliknya saling meledek itu makin mengakrabkan hubungan kami.
Sesungguhnya nyetroom itu berarti menyalurkan energi positif agar kami senantiasa kreatif berkarya dan produktif. Kami saling menyemangati agar tidak mandeg, kendati digerogoti usia.
Saya jadi ingat dengan ayat inspiratif, “Iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati” (Yakobus 2: 17).
Begitu pula dengan kita. Apa pun peran dan profesi kita itu harus dihidupi agar kita setia pada-Nya hingga tarikan nafas terakhir.
Nyetroom, sesungguhnya ajakan refleksi diri agar kita semangat dan termotivasi oleh kreativitas, karya, dan pencapaian teman. “Jika dia bisa, kita juga harus bisa.” Energi positif nan dahsyat sebagai sumber inspirasi kita dalam mengelola bakat dan talenta yang dikaruniai Tuhan.
Sesungguhnya, jika hidup kita tidak dimaknai lewat karya dan karsa, kita juga bakal digerus zaman dan dilupakan!
Salam sehat dan semangat 50 tahun Garajas berkarya!
Mas Redjo

