“Prioritas yang utama dan pertama dalam hidup kita adalah memuliakan Tuhan. Itulah sikap hati untuk hidup bahagia.” -Mas Redjo
Tidak mengandalkan kemampuan sendiri, tapi selalu mengandalkan Tuhan adalah sikap hidup yang benar agar saya makin rendah hati dan hidup berkenan bagi-Nya.
Karena itu setiap hari saya rajin minum jamu kendi (kendali diri). Tujuannya agar saya makin sehat. Hidup tidak menuruti ego, tapi seturut kehendak Tuhan.
Dengan mengendalikan diri, saya tidak mudah reaktif, mendulukan ego dan emosi. Karena hanya orang bodoh yang mengedepankan ego; bertindak lebih dulu dan berpikir kemudian. Menyesal belakangan itu tindakan konyol!
Berbeda hasilnya, ketika bersikap tenang, berpikir jernih dengan hati yang bening, dan mohon berkat Tuhan agar merestui tindakan kita.
Bersikap tenang, wajah berseri, dan rendah hati itu kunci utama untuk sukses dalam pengendalian diri. Hasilnya pun dahsyat dan ajaib!
Ketika diremehkan, dihina, disakiti, dan bahkan dikhianati teman itu tidak membuat kita jadi emosi untuk membalas. Tapi memberi maaf dan mengampuni, karena mereka tidak tahu yang diperbuatnya. Dengan mendoakan mereka, kita tidak sakit hati, tapi ikhlas.
Begitu pula saat kita dihadapkan kepada hal-hal buruk dan negatif dalam hidup keseharian. Kita tidak mudah nyinyir, komplain, dan reaktif. Tapi kita diajak melihat dan mendengar dengan hati nurani. Hidup untuk berhikmat, karena kita adalah saluran berkat Tuhan.
Sikap hati, hidup untuk menularkan hal-hal baik dan positif agar hidup kita berkenan bagi Tuhan.
Mas Redjo

