Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Manusia adalah salah satu makhluk hidup sebagai ciptaan Tuhan. Tapi dia bukanlah satu-satunya makhluk hidup.”
(Didaktika hidup Sejati)
…
| Red-Joss.com | Selain manusia, Tuhan juga menciptakan makhluk yang lain: hewan dan tumbuhan.
Sekalipun Tuhan telah menciptakan aneka makhluk hidup, tapi manusia tetap sebagai ciptaan yang paling unik.
Karena ternyata manusia itu makhluk hidup yang memiliki tingkat kesadaran paling sempurna.
Tumbuhan itu makhluk hidup, juga hewan, tapi tumbuhan dan hewan itu tidak memiliki kesadaran.
Hewan hanya memiliki insting atau naluri sebagai kesadaran bawaan.
Sedangkan manusia memiliki akal budi, kapasitas kesadaran, naluri, serta ratio.
Namun kadang kala manusia pun dapat bertindak seolah ia tanpa memiliki kesadaran dan ratio, bila ia bertindak di luar kontrol dirinya.
Sementara itu, manusia sebagai ciptaan yang paling dinamis, dia dapat berubah-ubah sesuai kondisi batinnya. Bahkan dia juga dapat melupakan siapakah dirinya.
Hal ini terbukti dari penampilan dirinya yang kadang sangat gembira. Tapi sesaat kemudian wajahnya dapat berubah cemberut dan bersedih hati seketika.
Namun di antara ketiga makhluk itu (manusia, hewan, dan tumbuhan), juga memiliki kesamaan di dalam proses hidupnya.
Ketiganya sama-sama mengalami proses asimilasi sebagai proses pengolahan hidupnya. Juga mereka mengalami ‘self recovery’, yakni kemampuan untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Selain itu, ketiganya juga memiliki potensi untuk mereproduksi, demi melipat-gandakan spesiesnya.
Sesungguhnya ketiga makhluk ciptaan Tuhan ini dapat memiliki relasi hidup yang timbal balik. Artinya relasi hidup yang dapat saling menguntungkan. Karena ketiga makhluk ini hidup berdampingan di alam ini.
Namun demikian, manusia itu tetap sebagai makhluk ciptaan yang lebih unggul dibandingkan kedua makhluk ciptaan lainnya.
Bukankah kepada manusia telah diberikan mandat istimewa dari Sang Pencipta untuk menguasai alam ciptaan ini?
Semoga manusia sebagai makhluk ciptaan terunik agar tetap sadar akan peran istimewanya di atas bumi ini.
Sungguh, manusia adalah ciptaan Tuhan yang termulia.
Semoga ia mampu menjalani peran istimewanya ini secara tepat guna!
…
Kediri, 17 Juni 2024

