Kata ‘siap’ itu memudahkan untuk yang memberi perintah, maupun yang diperintah. Di balik kata itu ada sikap siap sedia. Sudah ada kesepakatan. Sekarang, tinggal dijalani dengan seksama untuk meraih hasil yang maksimal.
Hari ini, kita siap dalam hal apa? Lihat yang sudah kita rencanakan bersama dengan Tuhan. Misalnya, kita siap mengawali hari ini dengan berdoa. Kita lalu berusaha menjalani hal itu demi hasil yang maksimal.
Selalu menyertakan Tuhan dalam mewujudkan rencana harian itu dan mengucap syukur setelah tugas itu diselesaikan. Tujuannya untuk ditefleksikan untuk kebaikan ke depan.
Yakinlah, jika kita selalu bersiap sedia dan komitmen, kita mudah sekali menjalani hidup dari hari ke hari. Rencana demi rencana. Karena alasannya sangat jelas: kita dipercaya, atau pada kita diberikan kepercayaan itu. Hal ini yang harus membuat kita makin bersemangat untuk mewujudkanya. Tapi yang paling utama dan penting dari kesiap-sediaan itu adalah agar kita jadi pribadi yang bertanggung jawab!
Rm. Petrus Santoso SCJ

