“Bujuk rayu si Jahat itu dilapisi madu. Ketika dijilat, isi dalamnya sepahit empedu.” -Mas Redjo
…
Bersikap tegas pada anak, karena peduli itu yang saya lakukan agar tidak kebablasan dan jadi penyakit yang membuat hubungan antar anggota keluarga jauh, bahkan jadi renggang serta asing satu dengan yang lain.
Ketika berdiskusi atau berbincang serius, misalnya. Saya meminta anggota keluarga untuk tidak bermain HP sendiri, tapi untuk saling menghargai dan menghormati. Jika ada telepon masuk, silakan ditanggapinya seusai diskusi.
Jangan izinkan teknologi, barang kesayangan, atau suatu hal yang menyenangkan itu menguasai, meracuni, dan merusak hidup kita. Sehingga kita jadi asyik sendiri, lupa waktu, dan memisahkan diri untuk bersosialisasi.
Membangun semangat kepedulian dalam keluarga itu amat penting, karena kita saling menyayangi dan mengasihi satu sama lain. Untuk saling mengingatkan, menguatkan, dan meneguhkan, karena kita diikat erat dalam kebersamaan keluarga.
Kita sadar, bahwa kebersamaan itu tidak datang menyelonong secara tiba-tiba, tapi dari keterbukaan hati untuk berelasi dan berkolerasi di dalam keluarga maupun komunitas.
Karena niatan baik itu akan makin merekatkan hati.
Kebersamaan yang dilandasi kasih itu yang harus dibangun dalam keluarga agar tidak terjatuh dalam tipu daya si Jahat. Karena si Jahat itu tidak senang melihat keluarga bahagia. Tapi dia ingin mencerai-beraikan dan menghancurkan keluarga agar berantakan dan menderita.
Oleh karenanya kebersamaan itu harus dihidupi dengan semangat peduli, empati, dan saling berbagi untuk membangun kedekatan batin yang akrab dan erat dalam kasih. Sehingga keluarga jadi guyup rukun dan sejahtera.
Merajut kebersamaan dalam ikatan kasih itu adalah anugerah, karena berasal dari Allah.
“… dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus” (3 Efesus 5: 21).
“Marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah dan setiap orang yang mengasihi lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah Kasih” (1 Yoh. 4: 7,8).
Tuhan memberkati.
…
Mas Redjo

