“Then Peter said: “Lord, is this parable meant for us or for everyone?” (Lk 12:41).
…
| Red-Joss.com | Suatu hari kita akan dijemput oleh Tuhan: siap atau tidak siap.
Suatu hari kita melihat orang yang kita kenal terbaring lemah dan menantikan dijemput oleh Tuhan: siap atau tidak siap.
Suatu hari kita juga terbaring lemah dan menantikan dijemput oleh Tuhan: siap atau tidak siap.
Iya, suatu hari, Tuhan menjemput kita seperti seorang pencuri. Kita tahu, pencuri itu bakal datang, tapi kita tidak tahu kapan waktunya. Pencuri itu menunggu kita lengah. Atau melihat, bahwa kita tidak di rumah. Jiwa kita kosong. Sehingga banyak di antara kita yang takut didatangi seorang pencuri.
Kendati kita diberi tahu untuk selalu siap dan berjaga-jaga, tapi kita biasa tidak mendengarkan, cuwek, dan tidak peduli. Yang penting sekarang kita bersenang-senang dulu. Kita terlalu percaya diri. Bahkan ada yang mempunyai anggapan, bakal meninggal di usia tua. Sehingga kita sungguh tidak siap, ketika si pencuri benar-benar datang secara tiba-tiba.
“You also must be prepared, for at an hour you do not expect, the Son of Man will come” (Lk 12:40).
Apa pun agama, kepercayaan, keyakinan, atau apa pun prinsip hidup yang sedang kita pegang dan yakini, suatu hari pasti ada yang menjemput kita: siap atau tidak siap! Tidak usah ditulis hari, tanggal, bulan, dan tahun penjemputannya. Yang pasti si pencuri itu akan datang tanpa memberitahu dan secara sembunyi-sembunyi.
Stt…, si pencuri itu tengah mengintip rumah kita. Tapi ngomong-ngomong, yang kita miliki itu banyak harta rohani atau harta duniawinya?
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

