“Follow Me.”
Seorang pribadi yang berkharisma memanggil. Ada dua pilihan: Diam atau mengikuti Dia. Jika diam, kita bisa melanjutkan pekerjaan yang lama, sebaliknya mengikuti berarti memulai segalanya serba baru. Matius memilih mengikuti Yesus. Ia
memutuskan hidup bersama Yesus dan murid-murid yang lain.
Bagaimana awalnya, bahwa kau, saya, atau kita memutuskan untuk mengikuti Yesus? Pasti menarik kisah itu. Sekarang kita sudah merasakan sendiri tantangan demi tantangan saat jadi murid-Nya. Bersyukurlah, bahwa kita tidak pernah dikecewakan oleh Yesus. Karena Dia setia.
Orientasi hidup kita adalah berpikir ke depan, bagaimana caranya agar kita tetap setia mengikuti Yesus, karena sudah memutuskan untuk mengikuti Dia?
Jika kita ini seperti Matius, maka cara yang aman adalah kita terus-menerus hidup bersama Yesus. Kita bisa melakukan hal yang dilakukan Matius, yaitu menuliskan kisah hidup dan karya Yesus. Kalaupun tidak bisa menuliskannya, cukup dengan bersaksi jadi murid-Nya di tengah masyarakat dengan hidup yang benar dan baik.
Sekarang, kita lanjutkan perjalanan hidup kita yang masih panjang bersama dengan Yesus. Kita isi hidup ini dengan hal-hal baik dan positif agar hidup kita berguna serta bermakna bagi sesama.
Caranya adalah kita berani memiskinkan diri untuk fokus mengandalkan Yesus, Penebus dan Juru Selamat kita.
Terpujilah Tuhan Yesus!
Rm. Petrus Santoso SCJ

