Oleh Simply da Flores
Red-Joss.com | Sudah lama terjadi, tamu diberikan penghormatan. Ada tamu pejabat negara, pejabat dan tokoh agama, para turis, juga sekarang ramai tamu politisi. Penerimaan dengan ritual adat budaya lokal dilakukan, sungguh sebagai ritual dan doa, maupun sebagai atraksi seni budaya, dalam mengekspresikan penghargaan kepada tamu yang datang
Saya sempat menyaksikan di daerah asal, bagimana sanggar seni budaya diundang untuk membawakan tarian penjemputan tamu serta pengalungan selendang dan doa adat penyambutan dengan pemercikan air kelapa. Ada beberapa hal yang menarik bagi saya. Pertama adalah soal konteks dan pemahaman bahasa. Sering disebut acara adat budaya, namun pelakunya adalah para seniman sanggar. Ini bervariasi situasinya di masing-masing daerah. Lalu, soal bahasa dalam sapaan adat budaya, sering juga lupa diterjemahkan bagi tamu yang dijemput, karena umumnya semua tamu tidak mengerti bahasa adat yang digunakan dalam ritual penyambutan tamu tersebut.
Maka, antara kata dan istilah yang digunakan, dengan atraksi adat budaya yang dijalankan untuk menyambut tamu, terlihat ada banyak improvisasi, kreasi, dan inovasi. Menarik, bahwa konteks dan kepentingan penerimaan berbagai latar belakang tamu yang datang ke satu daerah, kampung dan komunitas adat, bisa memberikan inspirasi untuk ditemukannya kreasi baru seni budaya untuk penerimaan tamu. Misalnya ketika penerimaan di bandara, pelabuhan atau kantor pemerintah, juga di sanggar dan tempat agama tertentu.
Apakah ini yang disebut inkukturasi, kreasi dan inovasi, atau campuran sejumlah hal tersebut. Makna, nama, kata dan bahasa, konteks, atribut busana dan tempat, serta pelakunya, sungguh menjadi fenomena yang dinamis terjadi.
Apalagi sekarang memasuki tahun politik menuju pemilu 2024. Para politisi, caleg dan ketua partai adalah tamu di berbagai komunitas budaya masyarakat, yang sering diterima dengan atraksi seni budaya lokal dan ritual adat. Makan dan konteks serta kepentingan adat budaya pun bisa disesuaikan dengan konteks hajatan politik.
,,,
Foto ilustrasi: Istimewa

