Oleh Simply da Flores
| Red-Joss.com | Setelah perubahan alam lingkungan di kampung, maka jelas, bahwa aspek sosial budaya pun berubah. Manusia bertambah banyak, alam lingkungan terbatas dan berkurang kapasitasnya. Manusia yang terus meledak populasinya itu, ada di kampung dan di kota, serta merantau ke kota. Budi dan daya manusia digunakan untuk membangun relasi sosial, sekaligus untuk mengolah alam lingkungan demi memenuhi aneka kebutuhan hidup.
Cara hidup tradisi dengan meramu, bertani dan nelayan, mulai beralih kepada profesi jasa dan lainnya sesuai peluang dan perkembangan zaman. Ada yang menjadi tukang, sopir, buruh toko dan pabrik, pegawai swasta dan negeri, serta banyak profesi baru lainnya. Tempat bermukim pun berkembang dari tata kampung, berubah ke jalur akses transportasi, pemukiman baru, area pasar dan kota. Maka, nilai sosial dan budaya pun ikut berkembang. Khasanah tradisi adat budaya berkembang dan berubah ke arah modernisasi, dengan tawaran aneka nilai sosial lintas adat budaya.
Perubahan sosial budaya di kampung itu terjadi secara alamiah dan sering tidak mampu diprediksi oleh anggota komunitas kampung. Salah satu sebabnya adalah seluruh tenaga dan perhatian tercurah pada perjuangan memenuhi kebutuhan hidup, di tengah tantangan yang semakin keras dan sulit. Manusia berkelahi dengan waktu, dan ditagih untuk memenuhi kebutuhan primer saat ini.
Pada tataran nilai sosial budaya tradisi, bahkan agama, ada semacam peleburan kreatif sesuai kondisi dan keputusan pribadi. Otoritas sosial budaya pun perlahan longgar, karena perubahan tata kelola lingkungan serta relasi sosial budaya modern. Dengan pancaroba sosial budaya itu, terlihat bahwa nilai dan prinsip hidup, cara pandang dan kepentingan sosial budaya pun berubah terus menerus.
Mungkin bisa dikatakan, bahwa ada pergerseran dari ikatan sosial budaya yang kental menuju relasi individual berdasarkan kepentingan prakmatis. Lebih dari itu, setiap anggota komunitas sosial budaya tradisi di kampung serta para pemangku adatnya, yang akan menjawab di komunitas masing-masing. Mana khasanah sosial budaya yang perlu dipertahankan, mana yang dibiarkan sirna dan apa kreasi inovatif yang perlu ditemukan. Perubahan terus terjadi untuk memenuhi kebutuhan kehidupanย saatย ini.
…
Foto ilustrasi: Istimewa

