Simply da Flores
…
Kulihat…
Fajar terbit melintas garis Kathulistiwa
Kuingat padamu, o, Dayak-ku
Kudengar…
Suara gong berbunyi
Burung enggang bernyanyi
Kurindu padamu, Borneo-ku
Hatiku bergetar
Jiwaku terhentak
Rinduku tak tertahan
aku ingin pulang ke tanah Borneo
Pulang ke rumah Betang
Jumpa Ayah Bunda dan sanak saudara
rasakan damainya Dayak negeriku
Kembali ke kampung halaman
Saksikan pesona adat budaya
nikmati keindahan alam lingkungan
Mengagumi tumpah darahku Borneo
Karena
ada cemas merasuk pikiran
apakah ada virus mengusik damai
Ada getir dalam sanubari
masikah alam Borneo penuh pesona lestari
Hari ini…
kudengar kabar sanak keluarga
banyak perkembangan dan perubahan
sudah merasuk nafas suku bangsaku
Dari infomasi sosial media
sekarang telah mengalir perubahan modern
dalam desir darah generasi adat budayaku
O, Dayak tanah lahirku
O, Borneo tempat tumpah darahku
Semoga para leluhur menjaga kita
Kiranya kita mampu menjaga adat budaya
dan melindungi kekayaan alam tumpah darah
Doa dan rindu dambaku
aku ingin pulang segera
rasakan damainya nafas adat budaya warisan leluhur
Aku rindu segera kembali
nikmati pesona alam lingkungan
di tumpah darahku Borneo
Bersama sanak saudara pewaris Dayak
“Adat budaya dan alam lingkungan
adalah warisan para leluhur
dan pinjaman anak cucu generasi”

