Simply da Flores
…
1.
Di Taman Serba Ada itu terjadi
debu tanah berubah jadi darah daging
lalu menjelma hadir seorang lelaki
Dan angin memberi namanya Adam
Alam lingkungan ceria bersukacita
tetapi…
sosok lelaki itu bingung penuh tanya
Kesepian memeluk hampa dirinya
Keterasingan menemani geliat desah nafas
Desir darah mengalirkan seribu tanya kebingungan
“Siapakah aku dan mengapa ada di sini?”
2.
1001 tanya lelaki Adam dijawab tanya
Sepoi angin membuatnya rebah pingsan
Satu tulang rusuknya dicabut kreasi alam
dimasak api, air dan aneka bunga
Jadilah sosok seorang perempuan
tersenyum ramah menyapa Adam sebagai yang berbeda
Perjumpaan pertama terjadi disana
Tanya Adam bertemu tanya Hawa
di tengah alam semesta bersorak ria
3.
Dinamika Taman Serba Ada gemerlap
Ada perjumpaan antara margarasatwa
Ada perjumpaan aneka bunga dan tumbuhan
Ada perjumpaan alam lingkungan
Ada perjumpaan sepasang sosok manusia
Ada relasi antara segenap penghuni taman
Angin semilir senyum kagum penuh bangga
menyaksikan warna-warni pelangi perjumpaan
Ada dibamika lestari dan perubahan abadi
4.
Adam dan Hawa mulai berkelana
mereka berdua membawa sejuta tanya mengembara
Bertanya tentang diri pribadi
Bertanya tentang isi alam lingkungan
Bertanya tentang mengapa ada di taman ini
Bertanya bagaimana menjadi dan untuk apa tercipta
Bertanya tentang ke mana akan pergi
Dan
Angin sepoi berbisik lirih menjawab
“Anda tercipta adalah tanya untuk dijawab
Dan semua pertanyaanmu adalah jawaban untukmu
Pribadimu adalah tanya dan jawaban
Berkelanalah dalam tanya dan jawabanmu
Semua indah dalam roda waktu-Nya”
5.
Ketika rindu damba berkelana
menyibak jawaban
Adam dan hawa semakin sadar
bahwa mereka harus berkreasi dan menjadi
bahwa mereka adalah sosok yang bisa berinovasi
bahwa mereka memiliki hak pribadi
untuk menjadi apa dan siapa
Mereka berkelana membuat keputusan
dengan telapak menginjak debu tanah
dengan kepala menjunjung langit angkasa
dengan tangan merangkul isi alam lingkungan
Setiap detik adalah kisah cerita perjumpaan
Setiap saat adalah tulisan dan lukisan pertemuan
Buku sejarah perjumpaan ada dan menjadi
6.
Ketika berjumpa dengan pohon kehidupan
Adam dan Hawa begitu takjub dan terpesona
karena ada kesadaran akan hakikat diri
karena semakin menjawab pertanyaan asali
karena dipertemukan dengan makna arti
karena semakin menyibak kreasi dan inovasi
karena paham akan menulis sejarah peradaban
Karena memulai menciptakan generasi
agar terus beranak-pinak dan berinkarnasi
Adam dan Hawa berpelukan kagum
mereka sepasang sosok kreator inovatif
Adam dan Hawa tertawa bangga
mengalami menjadi Ibu Bapa kehidupan
Dan
Angin membawa kabar sukacita
tempatkan Taman Serba Ada di seluruh dunia
hadirkan Adam dan Hawa di delapan penjuru
“beranak cuculah seperti bintang di langit
Berkembang-biaklah seperti pasir di laut”
Maka hari ini kita berjumpa menulis kehidupan
Perjumpaan ini lestari abadi
7.
Pesona ular naga dan pasukannya
menjadi pelangi bagi Adam dan Hawa
menjadi teman belajar tentang pohon kehidupan
yang ada di tengah Taman Serba Ada
yang merangkul totalitas jiwa raga
Ular naga dan laskar bangsanya
ada yang menyebut sebagai penggoda
ada yang mencap sebagai penjahat licik
ada yang memuja sebagai wujud sakral
ada yang menjadikan sebagai lambang kesehatan
Apakah demikian bagi Adam dan Hawa
ketika semakin menyadari hakikat pribadi
untuk terus berkreasi dan berinovasi
agar kehadirannya menjadi penuh makna dan arti
bagi kelanjutan semua anak generasi?
8.
Mungkin perlu menelisik makna perjumpaan Adam dan Hawa
Mari tanyakan pada sepoi angin dan nafas
bagaimana, jika Adam dan Hawa tak berjumpa dengan Ular Naga?
Apakah generasi kita sekarang hadir
jika Adam dan Hawa tak menyadari arti pohon kehidupan
lalu berkreasi memakan buah maknanya?
Ada tradisi, ayat-ayat suci, pengalaman fakta dan misteri
Setiap pribadi bisa menjawab sendiri
sesuai pilihan kreasi dan inovasi diri

