Simply da Flores
…
1.
Dalam kehidupan nyata manusia
berteman dan bermusuhan bisa terjadi
Banyak faktor bisa menjadi alasannya
Entah karena kesamaan hobi
Entah karena kesamaan asal usul
Entah karena kesamaan tempat kerja dan bisnis
Entah karena kesamaan adat budaya
Entah kesamaan anggota parpol
Entah karena kesamaan agama
Entah kesamaan profesi dan jabatan
Dan
masih banyak alasan lainnya
untuk bisa berteman atau bermusuhan
2.
Pernah ada yang mengatakan bahwa
“Teman dan musuh dalam kehidupan ini
tidaklah abadi terjadi
Yang abadi adalah kepentingan pribadi atau kelompok”
Ada yang berjabat tangan dan berkenalan
karena ada kebutuhan dan kepentingan
Setelah kenal dan menjadi sahabat
mereka asyik bergandeng tangan
bisa bekerja sama meraih kepentingan
3.
Karena sudah teman dan bersahabat
Mereka bertepuk tangan dan saling memuji
saat mendapat manfaat harta dan kuasa
Mereka berpelukan saat rayakan kesuksesan
Lahirlah relasi harmonis pertemanan karena kesamaan kepentingan dan kebutuhan
Bahkan…
demi meraih kepentingan dan kebutuhan
segala cara bisa dihalalkan
Mereka saling menjaga dan melindungi
sambil tertawa terbahak dan berpesta pora
Mereka masih saling membutuhkan dan saling melengkapi
4.
Demi mengamankan dan melanggengkan kepentingan harta dan kuasa
Hukum, senjata dan agama pun bisa digunakan
Sumpah janji dan kata-kata bijaksana dilakukan
Mereka bergandeng tangan dan saling mendukung
Untuk meraih semua tujuan itu
mereka berani menghalalkan segala cara
Tak peduli berita dan rekam jejak di media sosial
Mau menutup mata dan telinga akan segala suara korban
Berani berpura-pura dan munafik
Terus berjuang menutupi masalah dengan menciptakan masalah baru
Keamanan pribadi dan kelompok harus dimenangkan
Padahal…
fakta dan data nyatanya berbeda
Zaman semakin canggih menyingkap kebohongan
Dan
ada banyak juga yang kritis mengetahui
Sang waktu diam tetapi melihatnya
dan alam ini mempunyai hukumnya
5.
Saat menjadi teman, sahabat dan kekasih
Gandeng tangan selalu dilakukan
Berjabat tangan
Berpelukan biasa dibuat
Saling menjempol dan memuji terus terlihat mesra
Saling campur tangan dan bekerja sama menjadi keharuaan
Tetapi…
ketika ada konflik kepentingan dan mungkin gengsi
Saling bertengkar beradu mulut terjadi
Saling menghitung dan membaca jasa dimulai
Saling menuding dan mengadili dilancarkan
Saling melepas tangan dan
mencuci tangan untuk selamatkan diri
Saling bermusuhan dan berkelahi berkobar
Saling membunuh bisa saja terjadi
6.
Kawan, sahabat, kekasih sudah berubah
sekarang telah menjadi lawan dan musuh
Saling membongkar aib pun dilakukan
Segala cara bisa dilakukan demi melawan musuh
termasuk dengan media sosial
dan melibatkan kawan serta keluarga lainnya
Bahkan dengan agama dan nama Sang Hyang Pencipta
Mata nalar dan nurani dibutakan
Pokoknya hanya benarkan diri dan kelompok
dan salahkan serta hancurkan musuh
Segala cara kembali dihahalkan
7.
Sejarah peradaban manusia mencatatkan
Fakta dinamika kawan dan lawan
Realitas adanya sahabat dan musuh
terus ada dan selalu terjadi
Mungkin ini bagian dari hakikat manusia
karena terpaksa terlahir dan berbeda-beda
Yang diandaikan saling melengkapi karena saling membutuhkan
Kawan dan lawan, sahabat dan musuh
adalah nada dan irama realitas semesta
adalah syair keindahan beragam fakta
dalam lembaran nafas roda waktu
yaitu perubahan dan perbedaan
8.
Mungkin selalu harus kembali ke dalam diri
untuk bertanya mengapa perlu berkawan
untuk menyadari apa itu sahabat
untuk memahami benarkah ada kekasih
Mungkin semestinya selalu bercemin
mengapa bisa saling bermusuhan
apakah yang mendasari pertemanan dan relasi
Haruskah mengakui perbedaan dan keterpaksaan kodrati
Benarkah perubahan adalah nafas semesta
yang merasuk dalam diri pribadi
Mungkin…
Sahabat, teman dan kekasih
adalah kesepakatan sementara karena kepentingan dalam dinamika waktu
Sedangkan lawan dan bermusuhan
adalah kepicikan dan kebodohan diri untuk menyadari dan mengakui perubahan serta perbedaan asali

