Simply da Flores
…
Kepak sayap sepasang belibis
menabur cinta di ladang angin
melukis asmara di kanvas angkasa
Mempesona bola mata rinduku
untuk berkelana membaca catatan jejak langkah pribadiku
“Seandainya aku seperti mereka
Bisa memiliki sayap-sayap cinta
bersama belahan jiwaku terbang bebas
dalam irama kasih sayang sejati
Memanen bias cahaya fajar
Memetik kembang bintang dan purnama
lalu bagikan kepada sesama…”
Ketika kulihat panorama sepasang belibis
Ada getar rindu menjamah telapakku
Ada jejak langkah menikam sanubariku
Ada kisah suka duka asmara bersemi
Ada luka lama terpatri di sanubariku
Ada kenangan indah cinta terpatri
Semuanya seperti warna-warni pelangi
sekilas menyatu penuh pesona
lalu sirna dihalau fakta hari ini
Aku berjalan sendiri dalam sepi
sambil tersenyum pada iri dengki
yang mengganggu bola mataku
saat mengagumi tarian sepasang belibis
yang asyik menabur asmara di ladang angin
Aku ingin melukis asmara di angkasa biru Nirmala
dengan ayat-ayat cinta
Aku ingin menulis kisah romantis
dengan bait kasih sayang doa sahajaku
Aku ingin kepakkan sayap-sayap mantraku
berkelana melintasi khatulistiwa
membagi berkat dalam diam hening
karena semesta telah penuh sesak sampah kata-kata hampa
…

