Simply da Flores
…
Aneka pernak pernik Natal
menguasai wajah kota dan desa
Alunan lagu Natal mulai menggema
di rumah keluarga, pasar swalayan, toko, hotel, dan tempat ibadah
Perayaan kelahiran seorang bocah miskin dari dusun Nasareth
konon terlahir sekitar 2000 tahun silam
Entah apa alasan dan maknanya
Entah oleh umat beragama pengagumnya
Entah oleh pelaku bisnis dan politik
Entah oleh para seniman
Entah oleh produsen aneka produk
Terjadi di berbagai belahan dunia
terus terjadi dan berulang-ulang
“Perayaan kelahiran seorang bocah miskin”
Bocah miskin itu… Yesus
Anak dari sebuah adat budaya
Umat dari sebuah keyakinan agama
Warga sebuah kelompok masyarakat
Pengunjung dan konsumen sebuah sistem pasar
Guru dan pemimpin sebuah kelompok
Rakyat sebuah sistem politik Kerajaan
Juga dicap sebagai pemberontak atau revolusioner oleh Para Penguasa wilayahnya
sehingga dihukum, disiksa dan disalibkan
Demokrasi itu biasa diartikan
kedaulatan itu dari rakyat
kedaulatan itu oleh rakyat
kedaulatan itu untuk rakyat
Namun
antara kata dan fakta sering berbeda
Antara yang mengatakan dan rakyat juga berbeda makna
Dimana tempatnya dan dalam rangka apa
demokrasi itu pun berbeda-beda
Sehingga
kata demokrasi selalu berinkarnasi
menjadi seribu wajah dan makna
Tergantung kapan, dimana, oleh siapa dan untuk apa demokrasi dinyatakan
Mungkin
Demokrasi adalah bunglon dan angin
atau lagu gelombang samudera dan buih ombak di pasir pantai
Bisa juga indahnya pesona pelangi
Mendambakan Natal Demokrasi
Adalah warna-warni harapan dan kenyataan
Ketika ada proses pemilihan umum
terpaksa memilih calon legislatif yang ditawarkan parpol
dan memecahbelah relasi kekerabatan
Ketika memilih Calon Kepala Desa
dan terciptanya blok permusuhan warga
Ketika Pilkada dan Pilpres
dengan kreasi saling menghujat dan mencaci-maki demi memenangkan jagoannya
Atau
Mendapatkan dana bantuan sosial tunai
Mendapatkan pembagian sembako
Ada kunjungan pejabat negara dan meresmikan proyek sarana publik
Sambil berpidato memberikan janji manisnya atas nama pembangunan bangsa
Menanti kelahiran demokrasi adalah
cerita bersambung mimpi dan janji
Bahkan
terpaksa menonton perdebatan para koruptor karena pecah kongsi
Dan
beranak-pinaknya Korupsi dalam sejarah bangsa ini
Karena hukum dibuat untuk melindungi pejabat koruptor dan menghukum rakyat yang bersuara lantang
Maka
Mendambakan Natal Demokrasi
adalah si dungu cebol merindukan bulan
lalu diberikan segepok permen karet
adalah mimpi para bocah penggemar game online dan film kartun
yang sering melihat sisipan iklan gambar porno dan aneka jajanan instan
…

