Simply da Flores
…
Hari berganti dirajut waktu
kehidupan berubah dalam irama syahdu
dengan syair dan melodi baru
Sejarah menulis catatan hitam putih dan ayat warna-warni
Bahwa
manusia seolah mampu penjarakan waktu yang tak bertepi
dan bisa membatasi ruang maha luas
dalam angka dan kata
Ada detik menit dan
jam
Ada hari, pekan, bulan dan tahun
Ada kalender dan hitungan jarak
Desember adalah nama bulan
akhir dari sebuah tahun kalender
Puncak sebuah gunung pendakian
Akhir sebuah jarak perjalanan
Halaman penutup sebuah buku catatan
Kisah cerita suka duka pengalaman
“Manusia meruwat nafas dalam ruang dan waktu
Setiap pribadi jedah sejenak menghitung langkah kaki
untuk merayakan perubahan dan misteri
dengan memberi makna arti
Pengakuan akan keterbatasan dan harapan
Lukisan fakta kemarin, hari ini dan esok”
Pada kelopak kembang Desember
terpatri jejak langkah memori
Kisah hujan air mata duka lara
dari musim hujan Januari hingga April
Cerita perjuangan dan pertarungan nasib
dari Mei hingga November
Masih tersimpan aroma rindu damba
dalam syair lagu kehidupan
dan warna-warni fakta keputusan
“Manusia berkelana dalam ruang dan waktu
Kita berziarah, ada dan terus menjadi
Lahir, hidup dan pasti mati
Seperti kuntum bunga yang mekar, layu dan gugur”
Pernak-pernik Desember
Seperti jejak kaki di atas bentangan pasir pantai
yang hilang seketika disapu jemari ombak
Laksana daun-daun menguning dan kering lalu gugur dari cabang ranting pohonnya
Ibarat hitam putih awan yang segera sirna dihapus angin
Semuanya silih berganti terjadi
dalam inkarnasi keharusan hakiki
“Yang abadi adalah perubahan
dan setiap pribadi meretas kesadaran untuk menganyam makna bagi kehadiran diri dalam ruang dan waktu
Tak ada seorang pun meminta terlahir dan hadir di bumi ini”
Pada lembar halaman Desember
sudah ribuah kata fakta dicatat
sudah jutaan kisah cerita ditulis
sejak Desember jadi bulan kalender
karena kehidupan ada dan terjadi
karena pengalaman terus beranak-pinak
karena manusia terus berkeyakinan bahwa
“Bisa penjarakan gerakan waktu
mampu membatasi ruang maha luas
dengan pilihan angka dan kata
Agar jedah menghitung desah nafas dan air mata
Agar sejenak rasakan desir darah dan detak jantung senyum tawa”
…

