Simply da Flores
…
Hujan rintik dan perlahan mengguyur wajah bumi
Langit menangis tertikam terik
Awan gelap selimuti angkasa
Namun
Rimba belantara bersorak ria
Padang gersang menari ceria
Bumi yang kering tersenyum bahagia
Alam yang dahaga gersang
segar damai disiram doa samudra
Ketika problema menikam jiwa raga
Butiran air mata sirami duka lara
Saat terik persoalan mendera pribadi
hujan tangis mengguyur ketakberdayaan
Namun
sering tangis dan air mata
tertumpah membasuh wajah
ketika ceria haru bahagia
Tangis dan air mata semesta
Hujan dan guyuran suka duka
Membaur dalam samudra makna
tergantung pilihan nalar dan nurani
Ekspresikan getar jiwa dalam rasa dan raga
Ketika menghitung butiran air mata
yang tercurah dari angkasa jiwa
yang tertumpah dari langit semesta
Ternyata ada banyak makna
Ada deretan kisah duka lara
Ada untaian cerita haru bahagia
Ada ungkapan pasrah ketakberdayaan
Ada ekspresi syukur terima kasih
Ada ayat-ayat paradoks kehidupan
Ada sabda alam semesta
Ketika ada tangisan dan air mata
Entah berapa jumlahnya
Entah ada yang bisa menghitung
Entah jiwa raga bisa membendung
Entah ada yang mampu menampung
Seperti samudra luas bergelombang
…

