Simply da Flores
…
Wajah demokrasi didandani makna
oleh setiap telapak kepentingan
sedangkan rakyat yang katanya pemilik kedaulatan
kebingungan dengan dirinya
karena dirantai dan dibelenggu kata-kata
Entah di negara maju dan kaya
Entah di negara yang berkembang
Entah di negara miskin papa
Entah di negara yang sedang perang
Apalagi di negara diktator dan tirani
atau komunitas kerajaan dan tradisi kuno
di mana pemimpinnya adalah Sang Maha Kuasa
dan rakyat adalah budak dan badut saja
Kutanya pada badut-badut politik
Mengapa mau memakai baju warna-warni
untuk berpawai dan berteriak
untuk berlari dan tertawa
untuk memasang spanduk dan bendera
untuk berpawai dan berlenggang lenggok
Dan
semuanya kompak menjawab kegirangan
“karena dapat makan minum dan uang”
Kudengarkan obrolan para cerdik pandai
Bicara tentang negara dan bangsa
Memuji dan mengkritik pejabat dan politisi
Mempersoalkan kebijakan anggaran dan fakta pembangunan
Menganalisa korupsi kolusi dan nepotisme
Menggagas keadilan hukum dan aturan
Memuji dan menghujat fakta pengelolaan lingkungan hidup
Menggugat ajaran agama dan kepercayaan
Membahas aneka kasus politik ekonomi dunia
Sedangkan
nasib para pemilik kedaulatan negeri ini
terus terombang ambing merana lara derita
dalam gelombang samudra kata-kata
Dan
para pemilik modal terus berpesta pora
Kusaksikan postingan di sosial media
dalam rangka pesta demokrasi
Parpol bergerilya menggelar strategi
Para caleg mondar mandir menebar senyum dan janji
Para tim sukses gesit lakukan aksi
Pegiat media mengkreasi konten
“Segala cara dan sarana dilakukan
semua pihak didatangi dan dilibatkan
Demi meraih kemenangan politik
Dan
semuanya mengandalkan jumlah uang
karena diyakini uang bisa mengatur segalanya*
Uang memang dibutuhkan untuk hidup
Uang memiliki daya maha dasyat
Meskipun uang bukanlah segala-galanya
Tetapi
demi mendapatkan uang itu
sudah banyak membuat orang gila
dan mau melakukan apa saja
termasuk menjual diri dan membunuh
Lalu,
aku berpikir dan terus bertanya
“adakah cukong-cukong demokrasi
Apakah ada pemilik modal yang memperdagangkan kedaulatan rakyat
Ataukah dunia dan nasib manusia dikendalikan oleh para cukong demokrasi?”
Mungkin bahasa Inggrisnya begini
“Money can makes the most crazy with the words of democracy”
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

