Simply da Flores
…
Syukur…
Hari ini tangan angin buka mataku
Lalu
Menarik jemari desah nafasku
untuk menulis pada lembaran waktu
“Aku masih hidup
Aku masih diberi desah nafas
Aku bisa melihat wajah matahari
Akui bisa dipangku debu tanah”
Syukur…
Aliran sungai dan gelombang samudra
masih merangkul desir darahku
Tubuhku masih bergerak berkelana
Pikiranku terbang mengembara
Lintasi bentangan alam jagat maya
saksikan kisah suka duka
“Dalam hari yang terjadi
Jiwa raga dirangkul jarak ruang
Pribadiku dipacu Rida waktu
Aku terus ada dan menjadi
dalam pusaran energi semesta maha dasyat”
Syukur…
Aku bisa sadari nafas adaku
Aku dapat rasakan detak jantungku
Aku tahu diriku ada hari ini
Aku boleh tuliskan kata syukur
untuk warnai ruang dan waktu
“Kemarin itu jejak pengalaman
Hari ini fakta jawaban dan tanya
Besok itu tanya yang misteri
Kesadaran syukur merangkul semuanya”
Akui tahu ada rambut di kepalaku
tapi tak mampu menghitung jumlahnya
Syukur…
Hari ini masih boleh
menyadari dan menuliskan syukur
melihat alam dan matahari
Mengirup udara untuk nafas
Menggerakkan raga memeluk sadar
Melangkahkan pikiran jalani fakta
Mengarahkan nurani jiwa
ikuti desir angin di samudra
dan saksikan tarian gelombang di angkasa
Menyatu dalam jiwa raga
di tengah sesama saudara manusia
…

