Simply da Flores
…

1.
Senandung Jemari Pelukis
Terima kasih kepada para pelukis
yang tergabung dalam Sanggar Garajas
yang merayakan ulang tahun emas
berkarya dari 1974-2024
dengan membuat Pameran Seni Rupa
di Balai Budaya Jakarta
pada tanggal 1-9 Agustus 2024
Mereka adalah para guru kehidupan
yang berkarya dalam diam hening
Mereka jemari Sang Seniman Agung
yang sering terlupakan dan jarang dihargai
Mereka lilin dan obor dalam gulita insan
yang nasib hidupnya makin diremehkan
di tengah derasnya kreasi digital milenial
Mungkin sekitar 100 karya seni dipamerkan
hasil jemari kreatif banyak pelukis istimewa
Yang menuangkan warna-warni pribadi
yang mematrikan wajah jiwa raganya
yang abadikan pengalamannya meraih makna
yang ungkapkan gelora rindu dambanya
yang senandungkan kuas suka dukanya
dalam fakta, misteri dan harapan
dalam warna, rupa, obyek dan tema
Tentang realita anugerah kehidupan ini

2.
Lukisan Obyek Natural
Ada ikan arwana dan koi
Ada pemandangan hutan kolam dan
Ada pesona gunung awan matahari
Ada kucing, macan, burung dan bunga
Ada sosok tokoh artis dan penari tradisional
Ada wajah anak-anak milenial
Ada generasi bahari ikan dan lautnya
sungai
Ada bintang film dan
tokoh pelukis Van Gogh
Sang seniman merekam pengalaman dengan jemarinya
Berbagi kisah makna dengan kuasnya
Menyentuh kesadaran pemirsa dengan pilihan warna-warni
Menggores sejarah pada kanvas
“Isi alam semesta saling terkoneksi
Entah disadari atau diabaikan
Bhinneka tunggal Ika”
3.
Lukisan Obyek Kreasi Kontekstual
Satu keluarga dipotret sang pelukis
dengan pilihan posisi, wajah dan warna
lalu diberi judul pesan
“hebatnya membangun dinasti”
Lalu
pemirsa diajak melihat realita zaman
adakah kejadian demikian saat ini
Dan
pemirsa diajak peduli realitas di sekitarnya
Ada aneka warna wajah generasi milenial
dipotret gelora jiwanya oleh sang seniman
Agar kita pemirsa menyadari dinamika pesona zaman
yang melukis jiwa raga generasi
Indahnya ikan arwana terkait erat habitatnya
tergantung pemilik kolam yang memeliharanya
Pelukis membawaku ke luar dari diri
untuk mengarahkan mata nalar mengingat
untuk mulai biasakan peduli menyadari
Ada banyak hal di luar di sekitarku
yang menjamin kelangsungan tumbuh kembang pribadiku
Aku hanya ikan di kolam atau samudra
Aku hanya burung di sangkar atau alam
Aku hanya kanvas warna dan kuas
di tangan Sang Pelukis Agung…


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.