Simply da Flores
…
Para penunggang gagah berani
di atas kuda jantan penuh hiasan
Mereka melakukan ritual pertandingan
memegang tombak-tombak kayu
Saling bertempur pertunjukkan ketangkasan
meruwat kehidupan hormati bumi langit
Para penonton semangat ikut saksikan
derap kuda-kuda gagah berani
Bermandi keringat dipacu penunggang
Zaman dahulu kala kuda untuk perang
dilatih dan disiapkan sebagai jagoan
ditunggangi prajurit ke medan laga
Dipaksa menempuh jarak yang jauh
menerjang ladang dan hutan rimba
siap menjadi korban kepentingan kuasa
banyak yang mati di arena tempur
sudah menyatu dengan heroik pemiliknya
Kuda-kuda perang gagah berani
menuruti nafas jemari pemiliknya
Ketika teknologi zaman masih kuno
kuda-kuda beban menjadi andalan
memuat barang meraih tujuan
lintasi bukit lembah terjang jarak waktu
Kuda-kuda beban kendaraan pemilik
dan jadi label kelas sosial
Di padang gembalaan ternak-ternak
para koboi menunggang kudanya
penuh semangat hadapi tantangan
dengan senjata dan aneka bekal
Simbol keperkasaan dan kelas sosial
Untuk penghormatan para raja penguasa
juga simbol kebesaran jabatannya
Kuda-kuda pilihan yang istimewa
ditunggangi para prajurit yang tangkas
hadir dalam upacara protokoler
semarakkan sebuah status kemegahan
tampilkan gengsi sang pejabat agung
Karena kehormatan ingin diagungkan
Karena kekuasaan memang dibanggakan
karena kepentingan mesti ditampilkan
Di lapangan perlombaan olahraga
Kuda-kuda menjadi permainan ketangkasan
dilatih untuk beraksi tampilkan ketrampilan
dibina mampu lewati halang rintangan
dikomando ikut aturan menangkan lomba
Jokinya menyatu dengan kuda
bermain dan berlomba ketangkasan
berpacu berlari mengalahkan lawan
Kuda-kuda menjadi hiburan dan permainan
selera, hiburan dan gengsi ada di sana
Nasib kuda-kuda berkekang
memang miris dan demikian adanya
untuk melayani aneka kepentingan
para pemilik yang merasa berkuasa
Terjadi dalam derap zaman
dan lumrah karena memang binatang
di bawah kekang kebutuhan pemilik
Mungkin di zaman ini
nasib kuda-kuda berkekang
bisa mirip dengan nasib rakyat sahaja
dalam sejarah perebutan kekuasaan
dalam fakta dinamika politik
yang tercatat di berbagai bangsa dan negara
Seperti kuda-kuda berkekang
pengalaman nasib rakyat kecil bersahaja
memang sering menjadi korban
Bahkan biasa dan terus diperjualbelikan
“Rakyat adalah kuda beban penguasa
Rakyat adalah kuda lomba politisi
Rakyat itu kuda tunggangan pemodal
Rakyat jadi kuda-kuda berkekang
tergantung apa kepentingan para pemilik
Sambil dikendalikan kekang dan diikat tali
dihiasi kata perintah dan pernak-pernik
Berbeda…
Kuda-kuda liar berlari bebas di alam”
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

