Simply da Flores
…
Di dalam deretan permainan olahraga
ada banyak permainan bola-bola
Ada sepak bola, bola volley, bola basket
Ada bola pimpong dan bola takrol
Ada bisbol dan tenis lantai
Tetapi
yang paling banyak digemari penonton
bahkan menjadi industri olahraga adalah sepak bola
Dan
Ada yang tidak terhindarkan adalah bola-bola politik kekuasaan
Seperti maraknya permainan sepakbola
Penonton memang ikut menikmati pertandingan
Tetapi…
tidak bisa mengatur wasit permainan
tidak bisa tentukan para pemain
tidak ikut mengatur tempat pertandingan
Ada pihak yang mengatur pemain
juga soal pertandingan dan tempatnya
Ada aturan dan organisasi sepakbola
Entah tingkat kampung dan desa
Entah tingkat kabupaten propinsi
Entah di tingkat Nasional
Apalagi tingkat regional dan internasional
dalam industri sepakbola zaman now
Mungkin mirip dengan bola-bola politik
Pengalaman yang sudah dan sedang terjadi di tanah air NKRI
Entah tentang permainan sepakbola
sudah dicatat sejarah dengan dinamikanya
Entah tentang bola-bola politik
juga ada riwayat suka dan dukanya
Saat pemilihan presiden dan legislatif
juga DPD dan pilkada
Rakyat diatur untuk mengikuti pemilu
Rakyat memang bisa memilih atau golput
Namun
para calon pemimpin dan legislatif
tidak ditentukan rakyat pemilih
tetapi oleh parpol dan pelaksana pemilu
Waktu dan tempat pemilu atau pilkada
tidak diatur oleh rakyat pemilih
Penentuan hasilnya pun tidak oleh rakyat
Dan
Ketika ada sengketa pemilu terjadi
keputusan akhir di Mahkamah Konstitusi
dan ada kalimat sakti nan istimewa
“Hakim memutuskan berdasarkan hati nuraninya”
Seperti dalam permainan sepakbola
Ada yang kalah dan menang
Reaksi penonton atas hasil pertandingan
juga biasanya bermacam ragam
Suporter yang begitu fanatik bisa brutal
tetapi tidak mempengaruhi keputusan wasit
Tidak juga mengatur permainan ulang menurut selera dan dukungan suporter kesebelasannya
Apalagi mengatur pemain favoritnya menciptakan gol
Bola-bola politik kekuasaan
jauh lebih rumit dan sulit ditebak
apalagi oleh masyarakat sederhana
Karena
Aturan politik pemilu belum tentu dipahami oleh semua rakyat pemilik suara
Dinamika politik merebut kekuasaan
juga tidak semua masyarakat mengertinya
Apalagi soal aturan pelaksanaannya
dan aneka upaya meraih kemenangan pilihan
Tentang memahami fakta permainan
ada yang pernah mengingatkan
“Dalam sebuah permainan
Entah olahraga seperti sepak bola
Entah permainan bola politik kekuasaan
Maka dianjurkan agar
Pahamilah setiap permainan itu
Bermainlah dengan sungguh-sungguh
Jangan bermain-main dalam permainan
Nanti anda dipermainkan oleh permainan itu”
Dalam fakta,
penonton sepakbola atau permainan lainnya
adalah bukan menjadi pemain atau pengatur permainan itu
Dalam permainan bola-bola politik kekuasaan
semua rakyat pemilik suara juga bukan pemain politik
meskipun hak pilihnya bebas digunakan
dan sungguh sangat diperebutkan
Antara permainan aneka bola-bola
dan bola-bola politik kekuasaan
Ada teka-teki, tanya dan jawaban
Ada hiburan, bisnis dan misteri makna
Yang diperlukan adalah tahu dan paham
Apakah sebagai penonton atau pemain
Apakah sebagai pengatur permainan
Apakah sebagai pemilik permainan?
…

