Simply da Flores
…
Salam hormat dari kawanan kecil para domba, untukmu Sang Gembala Gereja, Paus Fransiskus.
Yang Mulia Bapa Paus,
Melalui sosial media, kami tahu berbagai persoalan dan tantangan zaman digital milenial ini. informasi tentang adanya perang di mana-mana, deretan kasus kekerasan, perdagangan orang, konflik politik, masalah kerusakan lingkungan, rantai nasib kemiskinan dan aneka dampak negatif dari derasnya pengaruh teknologi informasi digital.
Kami kawanan kecil domba-domba di Indonesia, merindukan arahan dan bimbingan Bapa Paus. Bagaimana caranya bisa menghadapi tantangan zaman digital ini.
Semoga saat datang ke Indonesia, dalam dialog dengan para petinggi Negara, tokoh agama dan pejabat gereja, Bapa Paus bisa memberi solusi untuk sejumlah masalah di tanah air dan dunia, juga memberi pencerahan tentang sikap iman untuk tantangan zaman milenial ini.
1
Para Domba di tengah Serigala
Kami disebut domba-domba
lalu dilepas di tengah kawanan serigala
Berziarah iman membawa cahaya
menjadi garam ragi dan terang
Dan
perjuangan menerjang gelombang zaman
menjinakkan kawanan buas brutal
dengan kasih sayang tanpa pamrih
dengan mengampuni tanpa batas
Sering pikiran letih galau
ketika iri dengki dendam menerjang
Sering nurani sanubari merana
saat kekerasan menghujam jiwa raga
Salib kehidupan harus dipikul
tak mampu andalkan kekuatan diri
terus berserah pada Rahmat Ilahi
dalam doa tertatih-tatih
Hanya iman yang menolong budi
karena indra tak mampu menjawabi
Bapa Paus yang mulia
saat kami domba-domba galau
ketika kami terluka dan tak mampu
kami mohon doa dan berkatmu
Saat buasnya serigala zaman menyerang
kami mencari tongkat perlindunganmu
bersama segenap pelayan gereja
yang menjadi utusan dan gembala
Jadikanlah kami kawanan harimau dan singa
agar bisa menguasai hutan belantara zaman
Jadikan kami kawanan rajawali
agar terbang tinggi melintas angkasa
Jadikan kami sungai dan samudra
tempat mengalir kasih persaudaraan
tempat kehidupan dan sumber garam
Jadikan kami planet dan bintang angkasa
yang memancarkan cahaya Ilahi dalam gulita kehidupan
2.
Domba-domba Kebingungan
“Datanglah padaKu, kalian yang letih lesu dan berbeban berat, maka Aku pasti memberikan kelegaan”
Demikian janji sabda-Mu bagi kami
Namun,
kami sering kebingungan dan galau
Terjangan gelombang arus zaman
membuat kami tak berdaya
Doa dan sujud kami seperti tak berarti
Entah kami keliru salah berdoa
Entah kami kurang dan tiada iman
Entah memang ditakdirkan harus lara menderita
menjadi korban aneka bentuk kejahatan
menjadi miskin papa dan tak berdaya
menjadi budak para pemilik modal, takhta kuasa dan senjata
“Aku menyertai kalian sampai akhir zaman
Dalam nama-Ku,
Mintalah, pasti diberikan
Carilah, pasti akan mendapat
Ketoklah, maka pasti dibukakan pintu”
Sudah berulang kali kami minta
tetapi tak tahu apakah diberikan atau tidak
Selalu kami mengetuk pintu kuasa-Mu
tetapi tak melihat terbuka bagi kami
Senantiasa kami mencari jalan berkat
tetapi yang ditemui kawanan serigala menyerang
Kami tak tahu dan galau
Apa, di mana, bagaimana dan pada siapa
Jalan, Kebenaran dan Kehidupan
di tengah gemerlap teknologi digital
Kami kawanan kecil domba-domba
mohon dituntun dan dilindungi
agar tahu dan bisa menemukan
Padang rumput hijau dan air segar
Lalu bisa menjadi garam ragi dan terang
3.
Mazmur Damba Para Domba
Rindu damba kami domba-domba
selalu berada di padang rumput hijau
dan aliran sungai bening biru
didampingi para gembala setia
Namun
fakta dunia memang sungguh berbeda
samudra ada arus ombak gelombang
musim panas dingin silih berganti
Angin sepoi, keras dan badai bersemi
Kawanan serigala tak mampu dihentikan
apalagi menjadi sahabat atau kelinci
Perang dan berbagai bentuk kejahatan
menorehkan luka dan merenggut nyawa
Penyiksaan dan penindasan mendera umat gereja
Kemiskinan terus mencengkram kami para domba di berbagai belahan dunia
Ya, Sang Gembala Agung
berikan kuasa rahmat bagi para penerus-Mu
agar selalu mampu mendampingi kami
dan tidak hidup nyaman dalam istana
Ya, Sang Raja Semesta Alam
ajari kami mantra sakti Ilahi
agar bisa lakukan mujizat di bumi
Mengubah batu tanah menjadi roti
Mengubah padang gersang menjadi ladang subur
Berkreasi sampah plastik menjadi rezeki
Berinovasi limbah mercuri menjadi susu
dan kubangan polusi menjadi madu
Menjinakkan serigala menjadi kelinci
Sehingga lahir harmoni damai
hadirlah surga di atas bumi
bergema syukur pujian bersemi lestari
dihiasi pesona sejuta pelangi
Salam hormat Bapa Paus
semoga diberkati sehat selalu, agar bisa menjalankan tugas kegembalaan gereja dan kepala negara Vatikan.
Kami menantikan dengan rindu kedatangan Bapa Paus ke Indonesia, dan kiranya ada jawaban atas
aneka kegalauan kami.
Terimaย kasih.
…

