Simply da Flores
…
1.
Deretan Patung Makna
Pernah kusaksikan pesan menarik
dari deretan patung wajah jenaka
Ada yang menutup mata dengan telapaknya
Ada yang menutup mulutnya
Ada yang menutup telinga dengan jarinya
Ada yang menutup wajahnya
Mengapa dan apa maksudnya?
Di tempat lain ada juga patung wajah
Dua wajah saling tersenyum
Dua wajah saling melorotkan matanya
Dua wajah marah saling membuka mulut
Dan
dua wajah berlinang air mata
Entah mengapa dan untuk apa?
Deretan patung aneka wajah
ternyata tanpa nafas dan darah
tak punya sesama saudara
Maka
tanpa nalar untuk berpikir
tanpa lumbung hati nurani
tanpa mata air sanubari jiwa
meskipun buatan tangan manusia
Apakah cerminan diri pribadi pembuatnya?
2.
Di Meja Makan dan Trotoar
Satu keluarga duduk di meja makan
mereka hendak menikmati makan malam
Semua diam dan senyap
masing-masing sibuk dengan gadget
di depan piring makanan sendiri
Lalu
pergi tinggalkan meja makan
dan sang ibu bereskan meja kotor
Di trotoar kota metropolitan
saat pagi dan senja tiba
setiap orang memburu waktu
untuk meraih aneka damba rindu
Raga berhimpitan berdesakan di sana
tanpa kata dan tegur sapa
Masing-masing sibuk dengan agendanya
data digital membawa berkelana
menjumpai yang lain di sebarang sana
3.
Mahalnya Tegur Sapa
Biasanya kita saling berjumpa
karena kodratnya saling membutuhkan
dan saling melengkapi
Dan
sekarang semakin dipermudah teknologi
Jarak tempat semakin mudah dijangkau
saling melihat dan berbicara
Kapan saja dan dengan siapa saja
Karena kemudahan sarana komunikasi
ada juga yang berubah gaya
Meskipun duduk saling berdekatan
namun jarang berkomunikasi langsung
Bahkan menjadi saling terasing
karena jiwa raga ditelan gadget
jemari tangan menjadi mulut
pribadi menjadi data teknologi digital
4.
Doa Generasi Digital Milenial
Ya, Sang Maha Agung
Engkau sungguh Maha Tahu
yang ajarkan kami semakin canggih
dengan kecerdasan pikiran berkreasi
menghasilkan ilmu dan teknologi
untuk mempermudah aneka keperluan
dalam relasi dengan sesama
maupun mengelola alam lingkungan
Syukur dan terima kasih
Ya, Sang Maha Agung
sekarang kami memiliki teknologi digital
maka kami pun yakin menyapa-Mu
Engkau Sang Maha Digital
Tolong share nomor telepon dan email-Mu
bagikan akun FB-Mu, Instagram dan lainnya
Agar
kami dapat berkomunikasi dengan-Mu
menggunakan sarana teknologi gadget
sehingga kapan pun dan di mana pun
kami bisa menghubungi hadirat-Mu
secara pribadi dan privasi
tanpa banyak aturan dan manipulasi
tanpa permusuhan dan iri dengki
Amin.
…

