Simply da Flores
…
1
Bulan Suci Ramadhan
Saat penuh berkah dan rahmat
disiapkan Sang Ilahi Maha Rahim
Maka…
umat berpuasa dan berdoa
menahan lapar dan dahaga
arahkan jiwa raga pada Sang Khaliq
dengan tobat memohon ampun
Sucikan kembali diri pribadi
Beduk bertalu adzan bergema
Bangunkan raga sadarkan jiwa
Jalankan ibadah penuh khidmat
berpuasa memohon rahmat ampunan
Perbanyak wirid dan dzikir
agar hidup menjadi lebih bermakna
lahirkan perbuatan amal kasih
untuk bahagia dunia dan akhirat
2.
Meraih Kemenangan
Doa khusuk dan khidmat puasa
lewati untaian sebulan waktu
dalam saat Ramadhan suci
Mengantar jiwa raga raih kemenangan
Rayakan Idul Fitri nan mulia
“Syukur kepada Allah
Maha Rahman dan Rahim
Takbir bergema bersahut-sahutan
Allahu Akbar… Allahu Akbar”
Kemenangan berpuasa sungguh dirayakan
dengan keluarga sanak saudara
dengan sahabat kenalan handai taulan
Bahagia sukacita itu berbagi
Syukur itu bukan milik sendiri
Karena berkah Sang Ilahi
adalah untuk rezeki rohani jasmani
Setiap pribadi adalah nur Ilahi
membawa cahaya bagi sesama
“Mohon maaf lahir batin
Syukur alhamdullilah Ramadhan Suci
dan hari raya Idul Fitri”
3.
Halalbihalal
Telapak jemari nurani diukurkan
Tangan sanubari jiwa menyalami
“Mohon maaf lahir batin
Salam bahagia Idul Fitri”
Mari rayakan kemenangan iman
setelah berpuasa di bulan Ramadhan
Menabur kasih sayang persaudaraan
tumbuhkan damai bersemi lestari
Syukur kepada Allah
Sang Maha Pengasih dan Maha Rahim
penuhi jiwa raga beribadah
Kini dibagi kepada sanak keluarga
Kini dihaturkan kepada sahabat kenalan
Lembar kehidupan baru dibuka
dengan amal kasih sayang
“Sesama saudara adalah berkah
untuk bersama menenun amal”
4.
Tradisi Mudik
Energi tali kasih persaudaraan
merasuk jiwa raga perantauan
untuk kembali ke kampung halaman
untuk menjumpai rahim asal usul
untuk merayakan Idul Fitri
Membawa pulang terima kasih dan syukur
Bersalaman dan silahturahmi
bentuk nyata berbagi kasih
yang sanggup melerai lelah perjalanan
yang dasyat abaikan aneka halangan
yang tak peduli jarak tempuh
“Aku harus pulang mudik
ada kekuatan jiwa raga menarik
dalam diri orangtua sanak saudara
dalam telinga pusat asal lahirku
untuk menjadi bekal ziarah perjuangan
pada lembar waktu selanjutnya”
…

