Simply da Flores
…
1.
Batas Siang dan Malam
Aku berdiri di wajah pantai
Saat senja membawa lelah mentari
hendak membasuh wajah di samudra
Datanglah kalian
dari Timur Barat Utara Selatan
Hadiri pesta di tenda nafasku
Kita nikmati rendang bintang
dan nasi purnama kuning
2.
Menimang Sang Bayi
Bocahku…
Bukalah lebar bola matamu
telan angkasa lumat semesta
Engkau putera cahaya mentari
Anakku…
Kuatkan jemari kaki dan tanganmu
Pecahkan karang jadi roti dan nasi
Jelajahi bumi ukirlah prasasti
Jangan engkau lupa
Saat engkau didera lapar
tatap dan peluklah Sang Fajar
Waktu engkau dilara dahaga
tunduklah mencium Ibu Bumi
dan ambil Surga di telapak Ibumu
3.
Sesama Saudara
Kita telah ditipu raga dan wajah
selimuti jiwa raga dengan gulita
Maka,
beranak pinak iri dengki permusuhan perang
Mari kita sibak tirai gulita
Kita hirup satu udara semesta
Merah darah kita sama
Aku, engkau adalah kita
4.
Sebait Doa Semesta
Aku bersyukur saat ini
ternyata masih bisa bernafas
dan udara tidak dibayar
Aku terlahir dari sesama saudara
Aku hidup bersama mereka
Aku harus bermanfaat bagi mereka
agar aku bermakna
Terima kasih Ibu Bumi dan Bapa Langit
Terima kasih saudara isi alam jagat ini
Terima kasih aku bisa bersyukur
walau sering lupa dan tak sadar
…

