Simply da Flores
Manusia hidup di hutan aturan
Padang luas hukum diciptakan
karena aneka alasan kehidupan
Ada aturan hukum alam
manusia tergantung mutlak padanya
meski pun bisa mengelola alam
bahkan berkreasi dan merusaknya
Ada aturan hukum adat budaya
yang diwariskan para leluhur
entah masih dipakai atau dilupakan
Ada aturan hukum agama
yang diterima dari luar budaya
dan sangat menguasai kehidupan
Entah karena iman atau ketakutan
dilakukan karena cinta dan syukur
atau karena terpaksa dan kebiasaan
Ada aturan dan hukum negara
banyak tercipta dan mengikat
bahkan saling tumpang tindih
Meskipun tidak diketahui semua warga
apalagi dipahami dan dihayati
Umumnya terjadi sebagai kewajiban
karena kita hanya warga negara
apalagi yang hidup sederhana
secara ekonomi dan pendidikan
Hukum dan aturan negara ini
adalah milik para pejabatnya
dan mereka yang mempunyai kuasa
Karena ini NKRI hasil Proklamasi
Bukan hasil deklarasi dan aklamasi
dari semua warga karena paham dan sadar
“Terlepas dari belenggu penjajahan asing
Kita dijajah oleh bangsa sendiri
yang bisa lebih kejam dan brutal
dari para kolonial Barat
Dengan aturan yang berubah-ubah
Hukum tumpul ke penguasa
tetapi tajam kepada rakyat”
Ada aturan dan hukum ekonomi
yang didukung aturan perbankan dan teknologi
Terus berevolusi dan semakin menggurita
menyerbu hingga kuasai rasa dan pikiran
sehingga mengalahkan hukum aturan adat, agama dan negara
Seperti yang terjadi di zaman digital milenial ini
Teknologi informasi digital
dengan sistem hukum dan aturannya
menguasai seluruh aspek kehidupan manusia
Dan
kita tak bisa lari mengelak
“Jika ingin dapat manfaat Iptek digital milenial
Maka harus kenal dan memahami sistemnya
lalu menyesuaikan diri dan ikuti aturannya
dengan membayar dan taat setia
Bahkan mengubah pola hidup dan perilaku”
Kepentingan terlahir dari aneka kebutuhan
sebagai manusia di dunia
Ada yang mampu dipenuhi
ada yang tak bisa terjangkau
karena aneka alasan kapasitas
Setiap pribadi pasti punya kepentingan dan kebutuhan
Tetapi
bervariasi kondisi dan kemampuan untuk memenuhi aneka kebutuhan
Maka…
Ada kelas dan kelompok sosial ekonomi
dari yang sangat kaya hingga paling miskin tak berdaya
Entah memang demikian kodratnya
atau entah karena apa
fakta sejarah kehidupan insani
Keinginan dilahirkan oleh selera
sangat banyak bahkan tak terbatas
Padahal
sarana pemenuhan selera dan keinginan
nyatanya sangat terbatas
Apalagi kemampuan tiap pribadi
untuk memuaskan keinginan seleranya
Namun…
dalam kenyataan sehari-hari
banyak terjadi kasus masalah
entah karena apa dan mengapa
Banyak yang memaksakan selera
Banyak yang mengejar keinginan
Tanpa peduli kemampuan dirinya
Bahkan
memaksakan segala cara dan gaya
Entah dengan jalan pintas
Entah dengan aneka kejahatan
Entah nekad korbankan jiwa raga
“Aturan dan hukum apa pun tidak mau diindahkan
Apalagi dipeduli dan diikuti
Karena semua harus penuhi keinginan diri pribadi atau kelompok”
Ketika keinginan dan kepentingan bersatu
semua aturan dan hukum diterabas
bahkan diabaikan dan diinjak-injak
Maka
ada kepentingan sesama dirugikan
ada yang taat hukum bereaksi
ada yang berontak bicara lantang
Dan
terjadilah konflik kepentingan
terjadilah fakta ketidakpuasan
terjadilah gugatan dan pertarungan
Namun
yang membingungkan adalah rakyat
ketika saksikan debat para pejabat
ketika penegak hukum berseteru
ketika para politisi berkelahi
ketika para pakar adu argumentasi
ketika banjir informasi sosmed
Dan
Entah kapan selesai perseteruan
Entah bagaimana ujungnya konflik
Entah akhirnya kompromi kepentingan
Entah nanti jual beli jabatan
Entah nanti ada yang dikorbankan
Entah semua cuma sandiwara belaka
“Sejarah telah mencatat fakta
Segala sesuatu ada waktunya
Tidak ada yang baru di muka bumi
Perubahan dan pilihan harus terjadi
Entah baik, benar dan berguna
Entah jahat, salah dan merugikan
Waktu menjadi saksi kebenaran
Ke mana nasib demokrasi dan res-publica”

