Simply da Flores
Kemerdekaan adalah hak segala bangsa
Kebebasan itu milik setiap pribadi
Kedaulatan ada di tangan rakyat
Dan
pada saat yang bersamaan
Setiap hak disertai kewajiban
Kemerdekaan, kebebasan dan kedaulatan
hadir dalam relasi sosial
setiap pribadi pun dari, bersama dan untuk pribadi lain
Tak ada manusia hidup sendiri
Tak bisa pribadi lepas dari sesama
Demokrasi itu kedaulatan rakyat
Tetapi
Demokrasi sejuta wajah dan maknanya
Tergantung ada pada siapa
Tergantung hadir di tempat mana
Tergantung siapa yang mengatakannya
Tergantung kapan dibicarakan siapa
Maka
Kedaulatan rakyat pun aneka makna
Mengembara dalam ruang waktu
Dirindukan namun bayang-bayang
Didambakan namun seperti utopi
Diperjuangkan tetapi metamorfosis
Apalagi…
Ketika kepentingan politik berseteru
dengan energi nafsu kemenangan
dan didukung segala cara
serta kekuatan kuasa dan uang
Demokrasi bisa dikemas dikreasi
Dalam konteks Pemilu 2024
sering didengarkan kata demokrasi
Ada juga aneka konsep demokrasi
Ada atribut berlabel demokrasi
Banjir informasi demokrasi di sosmed
Lalu…
Sekarang terus bergejolak demo
ada petisi dan aneka tuntutan
ada usaha angket dan pemakzulan
Demi menegakkan hak demokrasi
karena aneka data fakta kasus
Katanya,
“demokrasi Pancasila dinodai serta dihancurkan
demi kepentingan politik pihak tertentu
Dan dilakukan secara terstruktur, masif dan sistematis
Pemilu tidak Luber dan tidak Jurdil”
Jika Pemilu ditenggarai bermasalah
Banyak pihak masih demo protes
Banyak pihak terus berjuang menolak
Banyak pihak menegaskan ada masalah
Maka
gugatan tentang hak demokrasi Pancasila
hanya bisa mengandalkan hukum ditegakkan
Akan tetapi,
jika hukum dipermainkan pejabat
jika aturan dilanggar penegak hukum
jika demi kepentingan politik
maka kekuasaan diselewengkan
dan hukum serta aturan dipermainkan
Lalu…
ke mana kedaulatan rakyat berharap
di mana perwujudan demokrasi Pancasila?
Adakah kasus dan tragedi demokrasi
Apakah Pemilu Jurdil dan Luber
Ataukah Pemilu justru ladang pembantaian kedaulatan rakyat
Dan
kepada siapa rakyat pemilik kedaulatan harus berharap?
Benarkah Pemilu 2024
adalah tragedi demokrasi NKRI ?
Apalagi,
ketika para cendekiawan dan ahli hukum
justru berdebat membela kubu politiknya masing-masing
Rakyat pun terkoyak dan bingung
banyak memilih diam berdoa
Semoga doa sahaja rakyat
dan rintihan sanubari masyarakat NKRI
Datangkan sinar cahaya mentari
menerangi gulita negeri ini
Hadirkan air bening segarkan dahaga bangsa ini

