Simply da Flores
Deru dan Debu Metropolitan
Ada suara-suara menderu
pekik teriak melerai polusi
dan debu beterbangan di metropolitan
Kucing takut pada laskar tikus
banyak yang suka merawat kucing liar
memberi makan karena hobi
menolong anaknya yang terlantar
Para laskar tikus jadi raja
kuasai got dan selokan
menjadi jawara di tempat sampah
bahkan jalanan dan gedung-gedung metropolitan
“Tikus-tikus berdasi dan galak”
Ada suara bergema garang
berdemo di depan gedung parlemen
berorasi di sekitar istana Presiden
Berprotes di kantor penyelenggara Pemilu
Menuntut di kantor Bawaslu
Dengan alasan kecurangan saat Pemilu
serta hendak makzulkan Presiden
Lalu
beritanya membanjiri sosial media
dengan aneka tanggapan mendukung atau mencibir
Suara-suara hati nurani murni
Suara-suara nalar jernih waras
Suara-suara jiwa sanubari
Ataukah semua hanya suara sumbang
Suara-suara kepentingan politik
Suara strategi bisnis dan uang
Suara-suara yang dibayar digaji
seperti debu polusi metropolitan
dan deru aneka kendaraan
Angin digital milenial
membawa suara ke mana-mana
Entah ke kampung dan pelosok udik
Entah ke hutan belantara dan samudra
Entah kota dan desa kecil
Entah ke luar negeri seberang
Karena
kecanggihan alat teknologi komunikasi
Lalu,
ada yang diam pun bersuara
ada yang bungkam pun bersuara
ada yang waras pun jadi edan
ada yang santun pun jadi galak
Hasilnya banyak gosip dan hoaks
serta tsunami informasi milenial
Semua merasa benar dan berhak mengadili orang lain
karena aturan dan hukum sirna
karena moral etika agama rapuh
Di hadapan kekuasaan uang dan selera
Deru dan debu metropolitan
semakin menyebar ke seluruh pelosok negeri
Karena
Cita-cita Proklamasi NKRI
Kemerdekaan dan kesejahteraan bangsa
adalah gedung-gedung pencakar langit
adalah macetnya kendaraan bermotor
adalah pemukiman modern dan pasar swalayan
adalah perkebunan dan tambang raksasa
adalah hilangnya kampung tradisi adat budaya
adalah pengangguran, miskin dan gelandangan
adalah korupsi kolusi dan persekongkolan jahat
adalah segelintir yang kaya dan berkuasa
adalah semakin banyak rakyat melarat,
lara menderita dan mati kelaparan di tengah kelimpahan alam dan budayanya yang dikuras
Deru dan debu metropolitan
memang kedengaran miris getir
Tetapi
terus menggoda dan mempesona
sehingga orang berlomba ke kota
sehingga rakyat menyerbu metropolitan
Tempat berpusat kekuasaan NKRI
Sumber kebijakan ekonomi dan politik
Asal aneka masalah dan kasus
Deru dan debu metropolitan
masih banyak daya tarik lainnya
sehingga pembangunan terus menambah
banyak metropolitan dan kota modern
tercipta dan dihadirkan di wilayah tanah air NKRI
Metropolitan menjadi wajah kemajuan zaman
Tanda kesuksesan pembangunan bangsa

