Simply da Flores
…
Hari-hari ini menggema
beragam teriakkan suara rakyat
Tertuju kepada Presiden Jokowi
Entah di kampung dan di kota
Entah di media sosial maupun tidak
Entah individu, kelompok atau lembaga
Entah hanya ikut-ikutan bersuara
atau memang ke luar dari pikiran sadar
Entah untuk tujuan apa dan mengapa
Namun…
Ada upaya memakzulkan Sang Presiden
Ada petisi dan pernyataan pers
Ada demo dan mau geruduk MPR serta istana
Lalu
ada pertanyaan kecil menggelitik
Ke mana peran wakil rakyat
Di mana tanggung gugat Parpol pengusung
Haruskah istana merdeka digeruduk?
Berjalan dari area gedung MPR
di antara hamparan para pendemo
Ada para mahasiswa dan ormas
Ada perwakilan kepala desa
Ada rakyat tanpa organisasi
dengan aneka tulisan poster dan spanduk
Dan satu pesan paling kuat
“Turunkan Presiden dari jabatannya
karena menyalahgunakan wewenangnya
karena melanggar undang-undang
karena mengkhianati amanat suara rakyat”
Aku berjalan lintasi Sudirman – Thamrin
saat berdiri di pelataran Monas
Coba ku tengok Istana Merdeka
di mana Presiden menjalankan tugas wewenangnya
Dan ku titipkan tanya dalam sepotong doa
“Ya Allah Maha Kuasa
masihkah Engkau dengar jeritan suara rakyat
Adakah Engkau melihat Presiden NKRI
yang memang dipilih oleh rakyat
yang sudah hampir usai jabatannya
yang dipercaya dipilih dua periode
Jawablah rakyat bangsa Indonesia
karena Engkau Maha mengetahui
dan Engkau Maha Adil”
Dari informasi media sosial
dikabarkan Sang Presiden sibuk
Sedang menjalankan kegiatan tugasnya
mengunjungi daerah menemui masyarakat
Membagi sembako dan bantuan sosial
menjumpai para pejabat daerah
Termasuk menjelang Pemilu 2024
mengecek berbagai persiapan pelaksanaan
agar semua berjalan lancar sukses
Namun…
banyak suara menggugat Presiden
Disebutkan itu seperti kampanye
untuk mendukung anaknya cawapres
demi melanggengkan dinasti kekuasaan
Dengan memanfaatkan fasilitas dan anggaran negara
“Benarkah demikian adanya
Betulkan Presiden mengkhianati sumpah jabatannya
Apakah ini dinamika politik saja
lalu rakyat NKRI sedang dibodohi?”
Duduk di pelataran Monas
ditemani temaram gemerlap metropolitan
Sejenak terlintas fakta kemarin
Semua parpol yang mengikuti pemilu
sebagian besar adalah koalisi pendukung Presiden Jokowi
Anggota DPR RI yang sedang mengikuti Pemilu 2024
sebagian besar terlibat membahas dan menetapkan undang-undang Parpol dan Pemilu
serta anggaran penyelenggaraan Pemilu 2024
Paslon Capres-cawapres sekarang
adalah sosok yang kemarin bersahabat dalam jabatan kekuasaan NKRI
Namun…
sejumlah pertanyaan terus menggugat
Mengapa sekarang para pejabat saling berseteru
Mengapa ada perebutan jabatan politik dengan aneka cara dihalalkan
Mengapa mereka mau saling mengadili dan membuka aib pribadi
Mengapa rakyat dikotak-kotakkan dan diadu demi meraih kemenangan
“Inikah hak demokrasi Pancasila
Inikah wujud patriotisme dan membangun Indonesia jaya
demi kehidupan adil sejahtera”
Bercerita pada angin malam
Aku bisikan rindu damba jawaban
semoga esok saat mentari bersinar
ada cahaya kesadaran para politisi dan pejabat
akan hak dan martabat segenap rakyat
dalam rumah bangsa NKRI
Agar ada bisikan Ilahi
kepada segenap rakyat pemilik NKRI
bisa memiliki ketenangan jiwa sanubari
bisa mempunyai hikmat hati nurani
sungguh mendapat pikiran bening cerdas
diberkahi kesehatan jiwa raga
Untuk memilih pemimpin NKRI dan pejabat negara
serta para wakil rakyat dan senator
Demi mengabdi dan melayani anak bangsa
dalam bingkai kesatuan NKRI
Duduk melewati malam hening
Menatap kilau emas puncak Monas
ada harapan yang bergelora
sambil mendaraskan doa sahaja
agar Pemilu berjalan luber dan jurdil
agar semua pejabat negara
melakukan tugas dengan benar dan bertanggung jawab
“Sehingga gedung DPR – MPR tidak diserobot
dan Istana Merdeka tidak digeruduk
serta kekacauan tidak terjadi di negeri ini
sehingga nasib
NKRI tercinta
tidak hancur porak poranda
tinggal serpihan puing mimpi”
…

