Sajak cinta untuk Jokowi
Simply da Flores
…
Pada wajah matahari
kau buang sampah dengan sumpah
Pada pesona purnama
kau lumuri lumpur dan comberan
bau tengik janji manismu
Kau sebar titik-titik noda
pada jiwa sanubari rakyat
Habis secercah cahaya harapan
Kau tutup tirai hitam pertanyaan
amanat penderitaan rakyat diabaikan
Entah untuk apa dan siapa
baju putihmu kau nodai
Padang gersang ketamakan milikmu
Samudra kehausan selera punyamu
Luka lara rakyat warisan darimu
Kami alami dan melihat fakta
Engkau bicara kata rahasia
Kami tagih sumpah setia
Engkau pertontonkan kata dan angka
Maka
deretan titik noda jadi fakta sejarah
Pada tepi senja kekuasaanmu
kami tebar garam ke samudra
dalam desah doa sahaja
Jawablah kami katakan sejujurnya
saat dzikir dan tahajudmu malam ini
Dan
besok pagi masih ada mentari
bercahaya ceria menyinari negeri
karena engkau singkap misteri
demi NKRI dan kedamaian negeri
Apa sesungguhnya yang terjadi
pada negara dan bangsa ini
sehingga engkau memilih jalan ini
…

