Simply da Flores
…
Ada awal,
ayunan langkah pertama
Ada jeda,
saat rehat tenang sejenak
Ada jatuh bangun
Ada tanjakan,
Ada kelokan dan terjal
Ada akhir
ketika waktunya pulang
kembali menjumpai awal
dari angin kepada angin
nafas melebur dalam jagat
Perjalan hidup
adalah kelana nafas
adalah ziarah desir darah
dalam ruang dan waktu
Ada batas dan misteri
Angin itu ada meski tak terlihat
Angin dirasakan, tak tertangkap jemari
Saatnya harus usai
kelana nafas harus berhenti
Entah kapan
Entah di mana
Entah bagaimana
Tetapi pasti…
untuk semua yang terlahir ke bumi
Air mata berderai mengalir
Isak tangis menghalau fakta
Ajak tiba tak bisa ditolak
Pulang ke ruang tanpa batas
Kembali ke waktu tak bertepi
dari tiada kepada tiada
dari rahasia kepada misteri
Raga kepada debu tanah
Nafas kepada angin semesta
Itulah fakta kematian manusia
Nafas begitu istimewa
Angin udara luar biasa
Namun
Jarang disadari dan dimaknai
Kurang dipeduli dan dirayakan
Nafas itu
mulai disadari begitu bermakna
saat terganggu oleh sesuatu
Sedemikian disadari luar biasa
ketika nafas terhenti
Saya akan berlatih setiap hari
pagi dan malam satu menit
Kututup hidung dan mulut tak bernafas
halangi masuk ke luar udara
dari jagat ke dalam paru-paru
Aku mau sadarkan diri
ternyata nafas paling penting bagi hidupku
Karena tanpa bernafas
berarti saya pasti mati
dan tak bisa menulis lagi
…

